Tampilkan postingan dengan label sayuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sayuran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Agustus 2010

Selada Air, Sayuran Super Pembasmi Kanker

Senin, 23/08/2010 09:03 WIB

Selada Air, Sayuran Super Pembasmi Kanker

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


img
(Foto: thinkstock)
Southampton, Inggris,Beberapa jenis makanan sehari-hari menyimpan khasiat untuk mengobati penyakit sehingga dijuluki makanan super atau superfood. Penemuan terbaru, selada air (watercress) ternyata juga ampuh menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selada air merupakan jenis tanaman yang tumbuh mengapung di air, tersebar di seluruh daratan Eropa dan Asia. Sering dikonsumsi sebagai sayur tumis dan rasanya agak mirip dengan kangkung atau bayam.

Selain kaya akan serat, baru-baru ini tim peneliti dari Southampton University mengungkap bahwa sayuran ini mengandung senyawa antikanker. Dalam pengujian terhadap sejumlah relawan, senyawa itu terbukti ampuh menghambat pertumbuhan kanker payudara.

Dikutip dari Telegraph, Senin (23/8/2010), uji coba itu dilakukan terhadap 4 partisipan wanita. Dalam sampel darah partisipan yang diamati selama 6 jam setelah mengkonsumsi selada air, tampak penurunan aktivitas senyawa yang membantu pertimbuhan kanker yakni protein 4E.

Penurunan tersebut diduga merupakan efek dari isothiocyanate, salah satu senyawa yang terkandung di dalam selada air. Akan tetapi mekanisme isothiocyanate dalam menghambat pembentukan protein 4E maupun pertumbuhan kanker itu sendiri masih belum diketahui pasti.

Dalam kesimpulan sementara yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition, peneliti juga mengungkap bahwa selada air juga tidak hanya menghambat pertumbuhan kanker. Bagi yang sudah pernah sembuh dari kanker, mengkonsumsi 80 gram atau 1 porsi sayuran ini setiap hari diklaim dapat mencegah kekambuhan.

Akan tetapi seorang peneliti dari Cancer Research di Inggris, Hazel Nunn berpendapat bahwa terlalu dini untuk menyimpulkan hal itu. Menurutnya, temuan itu masih harus dikembangkan dengan mengujikan khasiat sayuran tersebut pada kelompok yang lebih luas.
(up/ir)

Rabu, 05 Mei 2010

Sayuran Terbaik Pembunuh Sel Kanker Payudara

Sayuran Terbaik Pembunuh Sel Kanker Payudara
Sayuran ini dipercaya lebih efektif membunuh sel batang kanker dibanding terapi kemoterapi
RABU, 5 MEI 2010, 14:51 WIB
Petti Lubis, Anda Nurlaila
Brokoli (Corbis)

VIVAnews - Brokoli tak sakadar sayuran untuk memenuhi kebutuhan menu makanan harian. Ekstrak sayuran hijau itu ternyata membunuh sel-sel induk kanker payudara dan mencegah pertumbuhan tumor baru.

Peneliti dari Universitas Michigan Comprehensive Cancer Center, Li Yanyan dan Duxin Sun, Ph.D menemukan senyawa sulforaphane dalam brokoli dan kecambah brokoli membunuh sel kanker payudara. "Kami sangat terkejut dengan temuan ini. Jika produk alami membutuhkan konsentrasi tinggi untuk membunuh sel kanker, ekstrak brokoli hanya sedikit saja," ungkap Sun, Profesor di UM College of Pharmacy kepada AOL Health.

Temuan ini dianggap penting karena terapi kemoterapi yang lazim dilakukan tidak membunuh sel batang kanker. Sehingga, risiko kanker kambuh dan bisa menyebar kembali tetap ada. Peneliti percaya pengobatan terbaik adalah dengan membunuh sel-sel kanker. Dari hasil kultur dengan sel kanker di lab, senyawa sulforaphane terbukti efektif.

"Hasil studi membuka potensi sulforaphane atau ekstrak brokoli untuk mencegah atau mengobati kanker dengan target sel-sel kanker batang kritis."

Penelitian Universitas Michigan lainnya menunjukkan bahwa senyawa kurkumin, yang ditemukan dalam rempah kunyit juga membantu menghalangi pertumbuhan sel-sel batang kanker payudara.

• VIVAnews

Rabu, 23 September 2009

Awet Muda dengan Hidangan Kaya Warna

Awet Muda dengan Hidangan Kaya Warna
Kombinasikan sayuran dan buah-buahan dari berbagai warna.
Rabu, 23/9/2009 | 11:08 WIB

KOMPAS.com - Tidak sulit mendapatkan kulit lembut, tulang kuat, daya ingat tajam, serta tubuh terlindungi dari penyakit berbahaya. Sederhana saja. Semua ditentukan oleh makanan yang kita santap setiap hari. Pigmen pada pangan alami mengandung antioksidan dalam jumlah besar. Zat itu mampu mencegah kerusakan pada sel dan pengerasan pembuluh darah, yang sering menjadi penyebab timbulnya penyakit jantung, stroke, hingga dementia.

"Setiap warna pada buah dan sayuran memiliki khasiat berbeda, dan bermanfaat bagi tubuh kita," terang Ronald Prior, PhD, ahli kimia dari Badan Pertanian Amerika Serikat. Prior melakukan penelitian untuk mengukur kadar antioksidan di berbagai makanan alami. Warna-warna yang ia yakini paling berkhasiat:

1. Kuning. Ubi jalar, mangga, jagung, dan melon, mengandung karotenoid. Zat ini mampu menekan perkembangan bibit kanker.

2. Hijau. Zat hijau daun atau klorofil terdapat pada bayam, selada, dan brokoli. Zat ini mengandung lutein, yang dapat melindungi ketajaman penglihatan mata.

3. Ungu. Buah blueberry dan blackberry dipenuhi zat antosianin, yang berfungsi menghambat peningkatan kadar kolesterol dalam darah.

4. Merah. Semua buah berwarna merah kaya likopen, zat yang berguna mencegah kanker dan sakit jantung. Sumbernya, tomat, strawberry, semangka, dan delima.

5. Putih. Bahan pangan alami yang berwarna putih umumnya mengandung alisin, zat yang dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Sumber terbanyak ada di bengkuang, bawang putih, taoge, dan kembang kol.

Menyantap sayur dan buah dengan setidaknya tiga warna berbeda setiap hari, adalah cara efektif untuk mendapatkan manfaat antioksidan secara optimal. Namun, makanan alami yang hendak kita santap haruslah segar. "Teksturnya bagus, tidak penyok atau cacat, dan warnanya tidak pucat. Selalu cuci dulu sebelum dimakan atau diolah," saran Ir Syamsul Hidayat, penulis buku Khasiat Herbal Berdasar Warna, Bentuk, Rasa, Aroma, dan Sifat.

Berdasarkan pedoman ini, setidaknya sekarang kita bisa menyiapkan makanan di rumah yang mengandung manfaat maksimal bagi tubuh kita!

http://female.kompas.com/read/xml/2009/09/23/11082765/awet.muda.dengan.hidangan.kaya.warna