Senin, 17 Januari 2011

Cara Alami Hilangkan Noda Hitam di Kulit

Cara Alami Hilangkan Noda Hitam di Kulit
Sebelum menggunakan krim mahal, coba cara alami menyingkirkan noda hitam di kulit.
SENIN, 17 JANUARI 2011, 11:13 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Mutia Nugraheni

VIVAnews - Munculnya bintik hitam seringkali mengganggu kulit wajah, leher, atau punggung. Terutama ketika Anda habis berjemur, dan ketika kulit terkena sinar matahari langsung tanpa pelindung kulit atau tabir surya.

Sebelum menggunakan krim mahal penghilang bintik hitam, cobalah dulu cara alami untuk menyingkirkannya. Manfaatkan air perasan jeruk lemon. Ekstrak lemon adalah kunci mencerahkan kulit dan menghilangkan bintik hitam.

Lakukan dua langkah berikut, untuk menghilangkan bintik hitam dengan cara alami.

1. Eksfoliasi
Anda bisa memanfaatkan air perasan jeruk lemon untuk melakukan eksfoliasi. Campurkan saja air hasil perasan satu jeruk lemon ukuran besar dengan 1/2 sendok teh gula pasir. Lakukan eksfoliasi dengan campuran tersebut selama sekitar lima menit, kemudian bilas dengan air dingin. Anda bisa melakukannya minimal satu kali dalam seminggu.

2. Oleskan langsung pada bintik hitam
Untuk cara yang lebih simpel, cukup iris lemon dan oleskan langsung pada area kulit yang terdapat bintik hitam. Diamkan selama sepuluh menit. Lakukan minimal satu minggu sekali hingga bintik hitam menghilang. (pet)

• VIVAnews

Sayangi Payudara Anda


Sayangi Payudara Anda
Banyak wanita takut memeriksakan payudara lantaran khawatir menerima diagnosis buruk.
SENIN, 17 JANUARI 2011, 10:40 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Anda Nurlaila

VIVAnews - Banyak wanita merasakan ketidaknormalan pada payudara sebelum menerima diagnosis menderita tumor atau kanker payudara. Namun, mayoritas mengabaikan tanda-tanda itu sehingga membuat penanganan terlambat.

Sebuah survei kesehatan terbaru menyebut, hampir 50 persen wanita abai akan tanda-tanda tumor yang mengarah pada kanker payudara. Satu dari empat wanita menyatakan lupa memeriksakan diri secara medis untuk mengecek kondisi kesehatan payudara mereka.

Dikutip dari Times of India, 13 persen wanita yang disurvei bersikeras tak perlu melakukan pemeriksaan. Sebanyak 18 persen mengatakan tidak menyadari kebutuhan pemeriksaan kondisi payudara. Sementara 15 persen mengatakan khawatir menerima diagnosis buruk usai pemeriksaan.

Survei sebuah yayasan kanker payudara ini melibatkan lebih 1.000 wanita. Studi yang sama menunjukkan, 53 persen wanita tidak mengetahui bahwa asupan alkohol meningkatkan risiko kanker payudara. Setengahnya tidak menyadari obesitas atau berat badan berlebih membuat risiko terkena kanker payudara meningkat dua kali lipat.

"Hasil studi menunjukkan masih banyak harus dilakukan untuk memastikan wanita sadar akan kesehatan payudara," ujar ketua survei, Dr Sarah Rawlings, seperti dikutip Daily Express. (pet)

• VIVAnews

Pria Bisa Alergi dengan Sperma Sendiri

Senin, 17/01/2011 12:02 WIB

Pria Bisa Alergi dengan Sperma Sendiri

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


img
foto: Thinkstock
Utrecht, Belanda,Sindrom misterius menyebabkan pria bisa terserang flu setiap kali orgasme. Penyebabnya tak lain adalah alergi terhadap spermanya sendiri dan hanya bisa diatasi dengan imunoterapi yang memakan waktu cukup lama yakni sekitar 5 tahun.

Post orgasmic illness syndrome (POIS) atau sindrom penyakitsetelah orgasme ditandai dengan munculnya gejala-gejala mirip flu setiap kali mengalami orgasme dab bisa berlangsung hingga sepekan. Di antaranya demam tinggi, hidung meler dan mata pedas.

Penyebabnya adalah kelainan autoimun yang memicu reaksi yang tidak diharapkan ketika terlibat kontak dengan sperma sendiri. Kelainan ini hanya bisa diatasi dengan terapi hipersensitisasi, yakni menyuntikkan sperma sendiri dalam tingkat pengenceran tertentu selama kurang lebih 5 tahun.

Meski beberapa jurnal ilmiah telah mencatat kasus-kasus semacam ini sejak tahun 2002, hingga kini belum banyak penelitian yang mendalami POIS. Pasalnya, kebanyakan pria merasa malu jika harus memeriksakan diri saat mengalami gejala tersebut.

Penelitian terbaru tentang POIS dilakukan belum lama ini oleh Prof Marcel Waldinger, ahli farmakologi seksual dari Utrecht University di Belanda. Dalam penelitian tersebut, ia melibatkan 45 pria dewasa yang didiagnosis menderita POIS.

"Saat diminta melakukan masturbasi, para partisipan masih baik-baik saja. Gejala itu baru muncul setelah mengalami ejakulasi, beberapa pria mengalaminya kurang dari 1 menit kemudian," ungkap Prof Waldinger seperti dikutip dari Reuters, Senin (17/1/2011).

Hasil pemeriksaan pada 33 partisipan yang setuju menjalani skin-prick test menunjukkan 29 pria atau 88 persen di antaranya mengalami gejala yang mengindikasikan reaksi autoimun. Mekanisme terjadinya reaksi ini hampir sama dengan reaksi alergi pada umumnya, hanya sedikit lebih parah.

Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemberian imunoterapi yang dinamakan terapi hipersensitisasi. Caranya dengan mengencerkan sperma hingga kadar tertentu, lalu menyuntikkannya secara teratur di bawah permukaan kulit.

"Prosesnya sangat lambat. Beberapa ada yang sudah membaik dalam 1-3 tahun, namun ada juga yang sampai 5 tahun," tambah Prof Waldinger.

(up/ir)

Kapan Pria Berhenti Mimpi Basah?

Selasa, 11/01/2011 18:03 WIB

Kapan Pria Berhenti Mimpi Basah?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


img
foto: Thinkstock
Jakarta, Pria memang bisa terus menghasilkan sperma sampai usia tua. Tapi tidak dengan mimpi basah karena dalam kondisi tertentu mimpi erotis ini bisa berhenti. Kapan pria berhenti mimpi basah?

Secara teori, mimpi basah atau mimpi erotis yang diakhiri dengan ejakulasi dialami pria sebagai penanda datangnya masa puber. Mimpi basah menandakan bahwa fungsi sistem reproduksi pria untuk menghasilkan sel sperma sudah berjalan.

Tiap periode tertentu, sperma akan mengalami pematangan lalu dikeluarkan secara alamiah melalui mimpi basah. Sperma juga bisa keluar sebelum waktunya jika pria melakukan aktivitas seksual yang diakhiri dengan orgasme misalnya masturbasi danintercourse (senggama).

Oleh karena itu, frekuensi mimpi basah akan berkurang cukup signifikan jika seorang pria mulai aktif secara seksual. Semakin sering pria bersenggama atau melakukan masturbasi, mimpi basah akan semakin jarang terjadi bahkan bisa berhenti sama sekali jika sperma selalu dikeluarkan dengan paksa.

Dr David Delvin, pakar kesehatan reproduksi di Inggris mengatakan sebagian besar pria paling sering mengalami mimpi basah pada usia belasan hingga 30-an tahun. Makin tua akan makin jarang mengalaminya, meski beberapa pria bisa rutin mimpi basah hingga usia 70-an tahun.

Karena produksi sperma tidak pernah dibatasi oleh usia, pada dasarnya seorang pria yang sehat bisa mengalami mimpi basah di usia berapapun hingga ajal menjemputnya. Hanya saja pada usia tertentu, pria akan menikah dan secara seksual menjadi lebih aktif sehingga dengan sendirinya frekuensi mimpi basah akan berkurang.

Aktivitas seksual tidak hanya meningkat pada pria menikah, pria bujang sekalipun umumnya melakukan masturbasi sehingga jarang atau tidak pernah mimpi basah. Bahkan menurut penelitian hanya 13 persen pria yang mengalami ejakulasi pertama lewat mimpi basah, sisanya sudah mengenal masturbasi sebelum mendapatkan mimpi basah.

Sebagian pria terganggu oleh mimpi basah

Meski berupa mimpi erotis, faktanya tidak semua pria benar-benar menikmati pengalaman mimpi basah. Setidaknya, beberapa pria akan mengeluh saat bangun tidur dan mendapati bercak sperma di mana-mana termasuk celana dan kasurnya.

"Tidak ada yang bisa dilakukan untuk menghentikan mimpi basah kecuali meningkatkan aktivitas seks. Jika bercak sperma dirasa mengganggu, gunakan celana pendek dan siapkan tissue atau handuk kecil di tempat tidur," ungkap Dr Delvin seperti dikutip dari Netdoctor, Selasa (11/1/2011).

Alasan lain yang membuat pria merasa risih saat mengalami mimpi basah adalah takut memimpikan hal-hal yang dianggap tabu. Misalnya pria yang hidup dalam tekanan norma tertentu menjadi takut mimpi basah karena selalu memimpikan hubungan seks dengan sesama jenis atau dengan kerabat sendiri (incest).

Untuk jenis gangguan seperti ini, Dr Delvin menyarankan untuk mengonsultasikannya dengan psikiater. Berbagai terapi termasuk hipnosis bisa dilakukan untuk mengungkap masalah kejiwaan di balik mimpi tersebut maupun untuk mengendalikan fantasi yang terjadi di bawah sadar.


(up/ir)

Minggu, 16 Januari 2011

Waduh, Program Diet Berantakan Gara-gara Zodiak ke-13!

Minggu, 16/01/2011 08:03 WIB

Waduh, Program Diet Berantakan Gara-gara Zodiak ke-13!

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


img
foto: Thinkstock
Jakarta, Bukan cuma untuk meramal, ilmu perbintangan (astrologi) juga digunakan sebagai pedoman untuk menjalankan diet dan pola hidup sehat. Hadirnya zodiak atau tanda bintang ke-13 menyebabkan pedoman ini berantakan. Haruskah disusun ulang?

Program diet berdasarkan zodiak merupakan perpaduan antara ilmu perbintangan atau astrologi dengan pengetahuan tentang nutrisi. Inti dari program ini adalah menyesuaikan jenis diet dengan tanda bintang yang dimiliki setiap orang berdasarkan tanggal lahirnya.

Tanda bintang atau zodiak yang dikenal selama ini berjumlah 12, sesuai jumlah bulan dalam setahun. Namun seorang ahli astronomi dari Minneapolis, Prof Parke Kunkle baru-baru ini mengatakan sumbu bumi telah bergeser dan memunculkan zodiak ke-13 yang bernama Ophiucus untuk orang-orang yang lahir antara 30 November-17 Desember.

Kemunculan Ophiucus membawa dampak cukup besar dalam astrologi karena urutan zodiak berubah total. Misalnya seseorang yang lahir tanggal 1 April, semula memiliki zodiak Aries namun dengan urutan baru tersebut zodiaknya menjadi Pisces. Jelas tidak masuk akal jika tiba-tiba dietnya juga harus berubah.

Susan Miller, pakar astrologi sekaligus pendiri Astrology Zone yang juga mengembangkan program diet berdasarkan zodiak mengatakan bahwa kemunculan Ophiucus tidak mempengaruhi ilmu perbintangan secara umum termasuk dalam kaitannya dengan diet. Zodiak yang berlaku menurutnya adalah zodiak yang melekat sejak lahir.

"Konstelasi (rasi bintang) di angkasa bukan hanya 12 atau 13 tapi ada puluhan. Yang menentukan peruntungan seseorang memang bukan konstelasinya melainkan planet yang berpengaruh. Konstelasi Ophiucus tidak punya planet yang berpengaruh," ungkap Susan Miller lewat akun resminya di Twitter baru-baru ini.

Pilihan kini ada di tangan masing-masing, sebab kenyataanya tidak semua orang menganggap diet berdasarkan zodiak sebagai hal yang serius. Mau mengikuti zodiak yang baru atau lama, semua pasti menganjurkan yang baik-baik. Jika ragu-ragu, saran dari dokter langsung tentu akan lebih membantu.

Dikutip dari Astrologyzone, Minggu (16/1/2011), berikut ini adalah salah satu pedoman diet untuk 12 zodiak berdasarkan susunan perbintangan yang lama.

1. Bintang api (Aries, Leo, Sagitarius)
Ketiga zodiak ini memiliki unsur api yang membuatnya sangat bergairah dalam pergaulan, ramah dan mudah berteman. Di sisi lain unsur api menyebabkan seseorang rentan mengalami gangguan perncernaan, sehingga dianjurkan untuk mengonsumsi lebih banyak serat.

Biji-bijian, sayuan berwarna gelap dan yoghurt juga lebih dianjurkan, sementara daging merah dan makanan pedas sebaiknya dibatasi agar tidak mengganggu kesehatannya.

2. Bintang udara (Gemini, Libra, Aquarius)
Zodiak yang didominasi oleh unsur udara punya kepribadian yang cenderung angin-anginan, gugup dan gelisah setiap menghadapi masalah. Kelemahan ini harus diimbangi dengan lebih banyak sayuran yang dikukus, protein nabati dari kacang-kacangan dan roti tanpa ragi.

Makanan mentah dan gula halus harus dibatasi karena bisa mempengaruhi kesehatan sistem saraf dan pencernaan.

3. Bintang tanah (Taurus, Virgo, Capricornus)
Unsur tanah membuat orang-orang yang memiliki salah satu dari ketiga zodiak ini mudah bermasalah dengan berat badan. Hindari makanan yang manis-manis dan tinggi kalori, ganti dengan serat dan karbohidrat yang lebih kompleks seperti umbi-umbian serta perbanyak minum susu.

4. Bintang air (Cancer, Scorpio, Pisces)
Karena unsur yang dominan adalah air, masalah kesehatan yang sering dihadapi pemilik ketiga zodiak ini tidak jauh-jauh dari pilek dan flu. Jenis makanan yang dianjurkan adalah sumber-sumber vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh, misalnya buah-buahan.

Buah yang berair dan bersifat menurunkan tekanan darah seperti semangka dan timun sebaiknya dibatasi karena dapat melemahkan sistem imun.

(up/ir)

5 Gaya Rambut untuk Memikat Hati Pria

5 Gaya Rambut untuk Memikat Hati Pria
Ingin menarik perhatian si dia, perhatikan nentuk gaya rambut Anda.
SABTU, 15 JANUARI 2011, 13:12 WIB
Finalia Kodrati, Febry Abbdinnah

VIVAnews - Tidak hanya wajah dan bentuk tubuh, ternyata gaya rambut pun dapat membuat laki-laki yang Anda sukai bertekuk lutut. Kuncinya ternyata rambut yang tertata sehat. Pilihlah satu dari lima gaya rambut yang mungkin mampu menarik perhatian si dia.

1. Bombshell Blowout ala Megan Fox

Megan Fox

Tidak bisa dipungkiri banyak pria jatuh hati pada Megan Fox karena lekuk tubuhnya dan bibirnya yang seksi. Tapi tahukah Anda, banyak pria yang memimpikan dapat membelai rambut aktris yang membintangi film 'Transformer' ini. Kilau rambut ternyata dapat membangkitkan gairah para
pria karena merupakan simbol muda dan gairah hidup.

Lalu bagaimana cara mendapatkannya? Gunakan smoothing cream pada rambut yang masih basah, lalu blow dry dengan menggunakan sisir blow ukuran sedang dari layer terbawah sampai teratas. Pada rambut yang telah kering, aplikasikan straightening spraylalu catok rambut Anda.

Untuk membuatnya semakin berkilau, gunakan shine serum pada rambut Anda. Anda pun akan mendapatkan kilau rambut seperti milik Megan Fox.

2. Straight Up Sexy ala Anna Faris

Pria ternyata sangat menyukai rambut yang sehat dan bersih. "Rambut yang sehat menunjukan Anda memilih makanan secara tepat dan sehat. Tanda sebagai pasangan yang sempurna," ujar Helen Fisher Phd, ahli biologi antropologi.

Untuk mendapatkan rambut yang terlihat sehat, Anda dapat menggunakan straightening serum yang berbahan dasar silikon pada rambut basah Anda sebelum proses blow dry. Selesaikan dengan menggunakan light shine serum atau spray.

3. Sexy Shag ala Jennifer Hudson

Peserta American Idol 3 ini tampil memukau dengan potongan bob yang di blow keluar. Gaya rambut ini mampu menunjukan lehernya dan menegaskan sinar matanya.

Sebelum melakukan blow dry pastikan untuk menggunakan protective styling spray untuk melindungi rambut Anda dari kerusakan akibat penataan. Selesaikan tatanan rambut Anda dengan mencatoknya keluar. Lalu tunjukan ke pasangan Anda dan biarkanlah mata Anda yang berbicara.

4. Pretty Pixie ala Agyness Deyn

Akhir-akhir ini banyak wanita yang memotong pendek rambutnya. Dan banyak pula pria yang menyukai hairstyle tersebut karena potongan rambut pendek pada wanita menunjukan percaya diri yang tinggi.

Anda mendapatkannya hanya dengan mengeringkan rambut dan menggunakan wax untuk mengatur rambut Anda. Simpel tapi cantik.

5. Schoolgirl Pony ala Michelle Trachtenberg

Ikatlah rambut Anda seperti cheerleader dan buatlah pasangan terpukau dengan penampilan Anda. Gaya rambut ini akan terlihat lebih cantik dengan ikatan yang sedikit longgar dengan juntaian rambut yang bergerak bebas.

Gunakan styling cream lalu buatlah curl pada rambut dari batas telinga. Lalu, sisakan sedikit rambut Anda pada bagian samping atau bawah. Ikatlah seluruh rambut Anda dan tutuplah karet dengan menggunakan rambut yang Anda sisakan tadi. Selesaikan dengan menggunakan hair spray. Bersiaplah untuk menceriakan suasana.

• VIVAnews

Sabtu, 15 Januari 2011

Hindari Kerapu dan Kakap Saat Makan Seafood

Hindari Kerapu dan Kakap Saat Makan Seafood
Rabu, 12/1/2011 | 16:39 WIB

KOMPAS.com - Seperti telah disampaikan dalam artikel sebelumnya (Lebih Selektif Saat Menikmati Seafood), saat ini telah terjadi krisis global perikanan laut. Penyebabnya adalah penurunan populasi yang serius pada beberapa spesies ikan, dan cara penangkapannya yang tidak ramah lingkungan.

Meskipun demikian, hobi makan ikan bakar tak perlu dihentikan. Yang perlu Anda lakukan hanya lebih selektif dalam mengonsumsi jenisnya. WWF Indonesia pun telah mengeluarkan Seafood Guide, untuk memudahkan Anda memilih jenis ikan yang masih tergolong aman. Berikut panduannya:

Hindari
Seafood dari daftar merah adalah yang harus dihindari. Makanan laut dalam daftar ini mengalami penurunan populasi yang serius di alam, dan dalam proses penangkapannya mungkin terjadi tangkapan sampingan (by-catch) terhadap satwa dilindungi. Ikan yang dimaksud adalah:

Kima raksasa, penyu dan telur penyu, dugong (kode 1), ketam kelapa, lumba-lumba, lobster/udang karang, pari manta, mola-mola, hiu (semua jenis produk), hiu paus, tuna sirip biru, tuna sirip kuning, tuna albakor, tuna mata besar (kode 2), napoleon, triton, kerapu (kode 2,3), abalonies, trochus (kode 3).

"Kerapu itu spesiesnya macam-macam, dan saat ini beberapa spesies sudah hilang di beberapa tempat," kata Imam Musthofa Zainuddin, koordinator nasional program kelautan WWF Indonesia.

Kurangi
Berhati-hatilah, dan perhatikan, saat Anda memilih seafood dari daftar kuning ini. Produk-produk ini seringkali diperoleh dengan cara penangkapan yang tidak lestari, atau tidak ramah lingkungan. Ikan-ikan tersebut adalah:

Gurita (kode 2,3), lencam/emperor, telur ikan, ikan sebelah, ekor kuning, kepiting, baronang, teripang, gerot-gerot/sweetlips, kambing-kambing, kakap, butana, kuda laut, todak, udang, pari (kode 3), dan layaran/marlin (kode 4).

Aman
Bila memungkinkan, mintalah seafood yang masih dalam daftar hijau, atau yang tergolong aman ini. Masih banyak jenis ikan yang sehat dan bergizi untuk Anda pilih. Contohnya:

Teri, barakuda, mahi-mahi, tongkol, marine catfish, bandeng, bawal, tola laut/rainbow runners, lemuru/sarden, layang, cakalang, makerel kecil, tenggiri, cumi-cumi, bobara/kue, dan ubur-ubur.

Daftar ini belum lengkap, dan belum berakhir. Jenis ikan yang disebutkan bisa berpindah kategori sewaktu-waktu. Untuk melihat perkembangan terbaru dan resep seafood, silakan kunjungi www.wwf.or.id/seafoodguide, atau www.panda.org. Anda bisa men-download Seafood Guide ini di sana.

Keterangan kode:
1. Spesies dilindungi secara hukum.
2. Perkembangbiakannya lambat dan sedikit, dan rentan terhadap overfishing atau tangkapan berlebihan.
3. Cara penangkapannya sangat merusak habitat.
4. Berbahaya bagi kesehatan karena mengandung ciguatera, atau memiliki kandungan logam berat yang terakumulasi dalam tubuhnya.


DIN

Editor: Dini

http://female.kompas.com/read/xml/2011/01/12/16391266/Hindari.Kerapu.dan.Kakap.Saat.Makan.Seafood-3

"Bahaya" Di Balik Korset

"Bahaya" Di Balik Korset

Sabtu, 15 Januari 2011 | 09:22 WIB
shutterstock

Kompas.com - Wanita cenderung melakukan apapun untuk terlihat indah. Dan, wanita sensitif dengan bagian tengah tubuh yang tidak Indah. Perut yang menggelambir atau menyembul, seringkali membuat percaya diri wanita menjadi sangat rendah. Lagipula, siapa, sih, yang tidak ingin memiliki tubuh bak gitar spanyol?

Salah satu yang dilakukan untuk mengakali bagian perut yang kurang indah adalah dengan menggunakan korset yang secara instan mampu membuat perut terlihat lebih ramping. Padahal memaksakan bentuk tubuh dengan melakukan pengencangan cara ini juga mengandung risiko. Apa risikonya?

Menguntungkan Si Dada Besar

Korset didesain bukan sekadar memberikan tekanan pada pinggul tetapi beberapa tulang yang berada di depan rusuk juga bermanfaat membentuk postur lebih tegak. Korset juga dikatakan memberikan dukungan yang cukup signifikan terhadap tulang belakang.

Keuntungan korset yang memiliki daya dukung rangka ini, kemudian dikatakan dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan bagi mereka dengan gangguan otot ataupun gangguan tulang rangka.

Begitu pula para pemilik dada besar menganggap, korset dapat membantu menyangga beban mereka tersebut. Kondisi ini kemudian dipercaya telah mampu mengurangi nyeri punggung yang dirasakan, dibanding ketika menggunakan bra biasa.

Mengurangi Napsu Makan

Korset memang memiliki peran utama membantu wanita di bidang estetik. Pengenaan korset juga ditujukan untuk memberi efek pinggul yang ramping bak jam pasir.

Selain memberi efek langsung pada pinggul, tekanan rongga perut ketika mengenakan korset juga memberi dampak menekan napsu makan. Orang pun mempercayai penggunaan korset lama kelamaan dapat menurunkan berat badan dan membantu perampingan perut lebih effektif.

Sayangnya, tidak demikian menurut dr. Elelou Canoy (Hannah), amd, cmt., praktisi chiropractic dari Anahata Wellness Center .

“Tidak benar korset bisa membuat perut lebih ramping. Menggunakan korset terlalu sering, setiap hari atau sepanjang hari justru dapat menyebabkan penyakit serius!” sanggah dokter Hannah mementahkan anggapan tersebut.

Risiko Myoma

Penggunaan korset yang berlebihan, ditegaskan Hannah, bukan hanya tidak nyaman bagi tubuh wanita. Jika terus menerus digunakan lebih dari 3 hingga 6 jam sehari, apalagi dipergunakan setiap hari di atas panjang waktu tersebut, sangat berisiko menyebabkan myoma.

“Ketika Anda mengenakannya setiap hari dan ia menekan sangat keras area perut, area seputar tersebut menjadi tidak relaks. Ini berisiko memicu myoma pada wanita,” ungkapnya.

Hannah melanjutkan, bila memang ingin penampilan prima, menggunakan korset masih bisa dilakukan hanya pada saat-saat khusus. Pada saat akan pergi ke pesta atau acara penting lainnya, Anda bisa menggunakan korset sepanjang tidak lebih dari 6 jam.

Jika ternyata Anda tak mampu menolak menggunakan korset lebih dari 12 jam, sebaiknya lakukan self massage untuk melancarkan kembali peredaran darah di area perut.

Pijatan bisa dilakukan sendiri dengan sentuhan yang lembut seperti mengelus perut. Akan lebih baik bila Anda menambahkan penggunaan minyak yang dapat menstimulasi otot perut dan merelaksasinya.

Pemijatan ini tidak harus dilakukan dalam frekuensi tinggi. Justru Hannah menyarankan melakukan self massage pada perut sekali dua kali saja dalam sehari, atau sesukanya.

Khusus bagi wanita yang baru saja melahirkan, self massage sebaiknya dilakukan setelah sudah tidak ada lagi darah nifas atau minimal satu bulan setelah melahirkan.

Diet dan Olahraga

Mengingat risiko berat yang mengancam pengguna korset, Hannah tidak menyarankan para wanita untuk mengandalkan korset untuk mencapai perut ramping.

Jika ingin mencapai perut ramping, Hannah menyarankan untuk menggunakan cara-cara alami. “Lakukan diet secara tepat, olahraga seperti lari, berenang, tai chi, pilates dan lain-lain untuk membuat perut lebih ramping,” saran Hannah.

Terutama lakukan diet dengan membatasi konsumsi karbohidrat. Bukan menghilangkan asupan karbohidrat.

Saran Hannah, membatasi karbohidrat dengan memodifikasi jadwal makan. Misalnya, sarapan pagi cukup dengan dua potong ubi atau singkong. Kemudian makan malam dan makan siang bisa dengan satu cangkir nasi. Khusus makan malam berupa nasi sebaiknya di bawah pukul 6 malam. Jika telah lewat pukul 6 malam, menu diganti dengan sayuran karena sudah tidak terlalu membutuhkan energi.

“Dan ingat, bentuk perut itu tergantung juga dengan genetik,” ungkap Hannah mengingatkan para wanita untuk tidak menghukum dirinya berlebihan akibat bentuk perut yang tidak indah. (NOVA/Laili Damayanti)

http://health.kompas.com/index.php/read/2011/01/15/09223313/Bahaya.Di.Balik.Korset-5

Sumber : Tabloid Nova
Editor: Lusia Kus Anna |