Tampilkan postingan dengan label Payudara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Payudara. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Januari 2011

Sayangi Payudara Anda


Sayangi Payudara Anda
Banyak wanita takut memeriksakan payudara lantaran khawatir menerima diagnosis buruk.
SENIN, 17 JANUARI 2011, 10:40 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Anda Nurlaila

VIVAnews - Banyak wanita merasakan ketidaknormalan pada payudara sebelum menerima diagnosis menderita tumor atau kanker payudara. Namun, mayoritas mengabaikan tanda-tanda itu sehingga membuat penanganan terlambat.

Sebuah survei kesehatan terbaru menyebut, hampir 50 persen wanita abai akan tanda-tanda tumor yang mengarah pada kanker payudara. Satu dari empat wanita menyatakan lupa memeriksakan diri secara medis untuk mengecek kondisi kesehatan payudara mereka.

Dikutip dari Times of India, 13 persen wanita yang disurvei bersikeras tak perlu melakukan pemeriksaan. Sebanyak 18 persen mengatakan tidak menyadari kebutuhan pemeriksaan kondisi payudara. Sementara 15 persen mengatakan khawatir menerima diagnosis buruk usai pemeriksaan.

Survei sebuah yayasan kanker payudara ini melibatkan lebih 1.000 wanita. Studi yang sama menunjukkan, 53 persen wanita tidak mengetahui bahwa asupan alkohol meningkatkan risiko kanker payudara. Setengahnya tidak menyadari obesitas atau berat badan berlebih membuat risiko terkena kanker payudara meningkat dua kali lipat.

"Hasil studi menunjukkan masih banyak harus dilakukan untuk memastikan wanita sadar akan kesehatan payudara," ujar ketua survei, Dr Sarah Rawlings, seperti dikutip Daily Express. (pet)

• VIVAnews

Sabtu, 02 Januari 2010

Payudara Kecil Mempengaruhi Jumlah ASI?

Payudara Kecil Mempengaruhi Jumlah ASI?
Payudara yang kecil bisa mengurangi produksi ASI?
Jumat, 1/1/2010 | 17:04 WIB

KOMPAS.com - Setelah menikah selama tiga tahun, akhirnya saya dinyatakan hamil. Senang sekali rasanya. Pertengahan September lalu lahirlah anak pertama saya yang berjenis kelamin perempuan. Karena sudah mengetahui manfaat ASI, saya ingin memberikan ASI eksklusif pada bayi perempuan saya. Tapi sayang, keinginan ini tidak bisa saya wujudkan. Kendalanya air susu saya tidak keluar. Apakah ini berhubungan dengan kecilnya payudara saya? Saya juga bingung dengan ukuran payudara. Badan saya besar (sekitar 65 kg), kenapa payudara bisa kecil? Bagaimana merangsang agar ASI bisa keluar? Apakah ada obat dan makanan khusus? (Surat dari Vivi, Cimahi).

Menurut dr Ferryal Loetan, ASC&T, SpRM, MKes (MMR), konsultan seks dari RS Persahabatan, Jakarta, besar payudara tidak selalu identik dengan jumlah kelenjar susu yang ada di dalamnya. Bisa saja buah dada kecil, tetapi berisi kelenjar susu yang banyak sehingga pada saat laktasi atau sedang masa menyusui dia akan membesar sesuai dengan jumlahnya. Demikian pula sebaliknya, bisa terjadi buah dada besar, tapi tidak mempunyai kelenjar susu yang banyak dan akibatnya tidak bisa menghasilkan air susu yang cukup.

Tubuh yang besar juga tidak identik dengan jumlah kelenjar susu yang banyak. Untuk membantu bertambahnya air susu, Anda bisa mencoba memaksimalkan kelenjar susu yang ada. Cara memaksimalkan kelenjar susu, yang nantinya jadi bisa menghasilkan air susu yang banyak, bisa dengan mengonsumsi obat-obatan. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil langkah ini. Memang sebenarnya tindakan tersebut harus sudah dimulai sejak sebelum melahirkan agar air susu yang ada bisa siap saat dibutuhkan. Selain itu, Anda juga perlu tahu ada sayuran khusus yang bisa membuat pertambahan air susu, seperti daun katuk.

Editor: din

Sumber: Majalah Sekar

http://female.kompas.com/read/xml/2010/01/01/17041290/payudara.kecil.mempengaruhi.jumlah.asi