VIVAnews - Jangan sembarangan memberikan obat-obatan pembunuh kuman atau antibiotik pada bayi Anda. Terutama, yang usianya belum genap enam bulan.
Penelitian di Amerika Serikat menemukan, bayi yang mendapat antibiotik, 70 persen lebih mungkin menderita asma di masa kanak-kanak. Penelitian juga mengungkapkan, bayi akan mengalami peningkatan risiko terkena asma sampai 40 persen pada pemberian pertama antibiotik di bulan-bulan pertama kehidupannya. Risiko meningkat 70 persen jika mereka diberi obat kedua untuk mengobati infeksi.
Temuan para ilmuwan Universitas Yale yang terbaru ini adalah serangkaian studi untuk menghubungkan obat-obatan yang digunakan saat bayi dengan asma pada anak. Para ahli ingin mengetahui apakah obat benar-benar menjadi salah satu penyebab asma, dikutip dari laman Daily Mail.
Awalnya, terjadi perdebatan di kalangan ilmuwan. Sebagian menyalahkan pemberian antibiotik pada bulan-bulan awal kehidupan anak. Namun yang lainnya mengatakan asma tidak ada kaitan dengan antibiotik. Riwayat penyakit keluarga lebih mungkin menjadi penyebab asma.
Tetapi, dalam investigasi terbaru, para ilmuwan menyimpulkan bahwa memang ada hubungan kuat antara penggunaan antibiotik dan asma. Bahkan setelah menghubungkan faktor-faktor lain seperti riwayat keluarga.
Dalam penelitian, tim ilmuwan Yale mempelajari 1.400 anak untuk mengetahui apakah mereka menggunakan antiobiotik sejak dini sehingga menyebabkan tingkat kasus asma lebih tinggi di masa kanak-kanak.
Anak yang diteliti adalah mereka yang mendapat obat antibiotik sebelum genap usia enam bulan. Anak-anak yang dilibatkan juga termasuk mereka yang dilahirkan dari orangtua yang tidak mempunyai riwayat penyakit asma.
Dalam laporan temuan mereka, para peneliti Yale menyalahkan obat penggunaan antibiotik sejak dini. Antibiotik ikut merusak keseimbangan mikroba sebagai pelindung usus bayi yang membantu menangkal penyakit pada tahap awal kehidupannya.
Menurut laporan itu, paparan awal mikroba, terutama di saluran usus, tampaknya diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh yang matang dan seimbang dalam masa kanak-kanak. Menggunakan antibiotik, khususnya antibiotik spektrum luas, dapat mengubah flora mikroba dalam usus, sehingga menyebabkan ketidakseimbangan dalam sistem kekebalan tubuh dan rentan alami alergi.
Pemimpin penelitian Dr Kari Risnes mengungkapkan, "Temuan dari studi, kami harus mendorong dokter untuk menghindari penggunaan antibiotik yang tidak perlu, terutama pada anak-anak yang menderita sakit ringan.”
Penelitian itu juga mengungkapkan, di masa kecil, anak laki-laki lebih mungkin terkena asma dibandingkan anak wanita. Pada wanita lebih cenderung untuk mengembangkan asma pada umur belasan tahun.
Seperti diketahui, sekitar 1,1 juta anak di Inggris tercatat menderita penyakit asma. Kasus ini kemudian menempatkan negara ini sebagai negara memiliki kasus penyakit asma tertinggi di dunia, terutama di kalangan remaja. (pet)
Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 14 Januari 2011
Bahaya Antibiotik pada Bayi
Bahaya Antibiotik pada Bayi
JUM'AT, 14 JANUARI 2011, 15:16 WIB
Siswanto, Lutfi Dwi Puji AstutiBayi (doc. Corbis)
Senin, 14 Juni 2010
Kelainan Bawaan yang Sering Terjadi Pada Bayi
Jumat, 11/06/2010 15:45 WIB

Ilustrasi (Foto: sheknows)Jakarta, Setiap orangtua menginginkan anaknya lahir dengan fisik yang sempurna. Tapi beberapa faktor ternyata dapat membuat seorang bayi terlahir dengan kelainan bawaan. Apa saja kelainan bawaan yang umum terjadi?
Sekitar 1 persen bayi dilahirkan dengan kelainan bawaan atau kongenital, yaitu kondisi abnormal yang sudah ada sejak bayi baru lahir. Kelainan ini mulai dari yang sangat ringan, seperti jari ekstra atau tambahan kulit, hingga yang mengancam nyawa seperti penyakitjantung.
Kelainan bawaan ini berbeda dengan kelainan genetik karena kalau kelainan bawaan bisa disembuhkan melalui operasi. Sedangkan kelainan genetik sulit untuk disembuhkan. Kelainan genetik itu contohnya Down Syndrome, Palsi serebral, Fibrosis kistik, Spina bifida, Epilepsi, gangguan pendengaran, gangguan penglihatan.
Untuk kelainan bawaan saat ini makin jarang ditemukan karena bisa dilihat dengan USG atau pemindaian sebelum kelahiran. Pemberian suplemen asam folat selama trimester pertama kehamilan mampu mencegah beberapa kelainan bawaan.
Seperti dikutip dari buku Your Baby Month by Month karangan Su Laurent dan Peter Reader, yang diterbitkan Esensi, Jumat (11/6/2010), beberapa kelainan bawaan yang umum terjadi antara lain:
1. Bibir sumbing (celah bibir dan langit-langit)
Pada kondisi ini, kedua belahan muka bayi tidak menyatu dengan baik sewaktu bertumbuh dalam rahim, sehingga terdapat celah di bibir atau langit-langit mulutnya, atau lebih sering keduanya. Bibir sumbing (celah bibir dan langit-langit/cleft lip and palate) kadang-kadang dapat didiagnosa melalui pemindaian sebelum kelahiran.
2. Dislokasi panggul kongenital (Congenital Dislocation of the Hip/CDH)
Pada kondisi ini, panggul bayi tidak terbentuk sepenuhnya sehingga bagian bulat dari sendi panggulnya mudah bergeser dari sambungan sendi. Kelainan ini dialami oleh sekitar 1 dari 1.000 bayi dan lebih umum dijumpai pada anak perempuan ketimbang anak laki-laki. Bayi yang berisiko CDH adalah yang lahir dalam keluarga dengan riwayat CDH, kelahiran sungsang, dan bayi dengan talipes (bayi yang lahir dengan kaki yang bengkok ke bawah).
3. Talipes atau Club foot
Beberapa bayi dilahirkan dengan kondisi kaki yang bengkok ke bawah atau ke arah dalam. Kondisi ini dideskripsikan sebagai talipes posisional atau club foot. Kondisi ini dapat dikoreksi melalui pemijatan dan perentangan pergelangan kaki.
4. Hipospadias
Ini adalah kondisi yang diderita oleh anak laki-laki saat lubang uretra (saluran yang terhubung melalui penis) tidak berada di ujung penis seperti yang seharusnya, tetapi bisa berada di sepanjang penis bagian bawah. Hipospadias cukup umum dijumpai pada sekitar 1 dari 300 anak laki-laki.
Operasi umumnya dilakukan sebelum anak berusia 2 tahun. Kulup (kulit yang menutupi ujung penis) merupakan jaringan yang sempurna untuk digunakan dalam operasi ini. Oleh karena itu, bayi dengan hipospadias tidak boleh disunat sebelum menjalani operasi.
5. Testis tidak turun
Sewaktu masih dalam kandungan, testis bayi laki-laki terbentuk di dalam rongga perutnya. Pada saat lahir, kedua testis seharusnya sudah turun ke dalam buah zakar. Akan tetapi, kadang-kadang ini tidak terjadi. Satu atau kedua testis tersangkut di tengah-tengah proses.
6. Hidrokel
Ini adalah masalah umum lainnya yang hanya menyerang anak laki-laki. Hidrokel adalah benjolan berisi cairan di dalam skrotum di sekitar testis. Benjolan ini biasanya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya pada usia setahun atau bahkan sebelum itu.
7. Penyakit jantung bawaan
Penyakit jantung bawaan (PJB) terjadi ketika terdapat abnormalitas pada struktur dan atau fungsi jantung bayi. Sebelum lahir, bayi menerima semua oksigennya melalui plasenta. Namun, begitu ia menghirup napas pertamanya, jantungnya mulai menerima darah yang dipenuhi oksigen dari paru-paru.
Hal ini dimungkinkan apabila saluran di antara dua pembuluh darah utama (ductus arteriosus) dan lubang (foramen ovale) di antara dua ruang jantungnya menutup. Untuk beredar ke seluruh tubuh, darah harus mengalir dengan urutan yang tepat melalui keempat ruang jantung yang dihubungkan dengan katup-katup.
Kelainan jantung bawaan dapat melibatkan katup-katup yang menghubungkan ruang-ruang jantung, lubang di antara dua atau lebih ruang jantung, atau kesalahan penghubungan antara ruang jantung denga arteri atau vena.
Gejala PJB dapat diketahui ketika bayi yang baik-baik saja setelah dilahirkan, tapi kemudian menjadi kebiruan, diikuti dengan kesulitan bernapas atau menyusui.
(mer/ir)
Kelainan Bawaan yang Sering Terjadi Pada Bayi
Merry Wahyuningsih - detikHealth
Ilustrasi (Foto: sheknows)
Sekitar 1 persen bayi dilahirkan dengan kelainan bawaan atau kongenital, yaitu kondisi abnormal yang sudah ada sejak bayi baru lahir. Kelainan ini mulai dari yang sangat ringan, seperti jari ekstra atau tambahan kulit, hingga yang mengancam nyawa seperti penyakitjantung.
Kelainan bawaan ini berbeda dengan kelainan genetik karena kalau kelainan bawaan bisa disembuhkan melalui operasi. Sedangkan kelainan genetik sulit untuk disembuhkan. Kelainan genetik itu contohnya Down Syndrome, Palsi serebral, Fibrosis kistik, Spina bifida, Epilepsi, gangguan pendengaran, gangguan penglihatan.
Untuk kelainan bawaan saat ini makin jarang ditemukan karena bisa dilihat dengan USG atau pemindaian sebelum kelahiran. Pemberian suplemen asam folat selama trimester pertama kehamilan mampu mencegah beberapa kelainan bawaan.
Seperti dikutip dari buku Your Baby Month by Month karangan Su Laurent dan Peter Reader, yang diterbitkan Esensi, Jumat (11/6/2010), beberapa kelainan bawaan yang umum terjadi antara lain:
1. Bibir sumbing (celah bibir dan langit-langit)
Pada kondisi ini, kedua belahan muka bayi tidak menyatu dengan baik sewaktu bertumbuh dalam rahim, sehingga terdapat celah di bibir atau langit-langit mulutnya, atau lebih sering keduanya. Bibir sumbing (celah bibir dan langit-langit/cleft lip and palate) kadang-kadang dapat didiagnosa melalui pemindaian sebelum kelahiran.
2. Dislokasi panggul kongenital (Congenital Dislocation of the Hip/CDH)
Pada kondisi ini, panggul bayi tidak terbentuk sepenuhnya sehingga bagian bulat dari sendi panggulnya mudah bergeser dari sambungan sendi. Kelainan ini dialami oleh sekitar 1 dari 1.000 bayi dan lebih umum dijumpai pada anak perempuan ketimbang anak laki-laki. Bayi yang berisiko CDH adalah yang lahir dalam keluarga dengan riwayat CDH, kelahiran sungsang, dan bayi dengan talipes (bayi yang lahir dengan kaki yang bengkok ke bawah).
3. Talipes atau Club foot
Beberapa bayi dilahirkan dengan kondisi kaki yang bengkok ke bawah atau ke arah dalam. Kondisi ini dideskripsikan sebagai talipes posisional atau club foot. Kondisi ini dapat dikoreksi melalui pemijatan dan perentangan pergelangan kaki.
4. Hipospadias
Ini adalah kondisi yang diderita oleh anak laki-laki saat lubang uretra (saluran yang terhubung melalui penis) tidak berada di ujung penis seperti yang seharusnya, tetapi bisa berada di sepanjang penis bagian bawah. Hipospadias cukup umum dijumpai pada sekitar 1 dari 300 anak laki-laki.
Operasi umumnya dilakukan sebelum anak berusia 2 tahun. Kulup (kulit yang menutupi ujung penis) merupakan jaringan yang sempurna untuk digunakan dalam operasi ini. Oleh karena itu, bayi dengan hipospadias tidak boleh disunat sebelum menjalani operasi.
5. Testis tidak turun
Sewaktu masih dalam kandungan, testis bayi laki-laki terbentuk di dalam rongga perutnya. Pada saat lahir, kedua testis seharusnya sudah turun ke dalam buah zakar. Akan tetapi, kadang-kadang ini tidak terjadi. Satu atau kedua testis tersangkut di tengah-tengah proses.
6. Hidrokel
Ini adalah masalah umum lainnya yang hanya menyerang anak laki-laki. Hidrokel adalah benjolan berisi cairan di dalam skrotum di sekitar testis. Benjolan ini biasanya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya pada usia setahun atau bahkan sebelum itu.
7. Penyakit jantung bawaan
Penyakit jantung bawaan (PJB) terjadi ketika terdapat abnormalitas pada struktur dan atau fungsi jantung bayi. Sebelum lahir, bayi menerima semua oksigennya melalui plasenta. Namun, begitu ia menghirup napas pertamanya, jantungnya mulai menerima darah yang dipenuhi oksigen dari paru-paru.
Hal ini dimungkinkan apabila saluran di antara dua pembuluh darah utama (ductus arteriosus) dan lubang (foramen ovale) di antara dua ruang jantungnya menutup. Untuk beredar ke seluruh tubuh, darah harus mengalir dengan urutan yang tepat melalui keempat ruang jantung yang dihubungkan dengan katup-katup.
Kelainan jantung bawaan dapat melibatkan katup-katup yang menghubungkan ruang-ruang jantung, lubang di antara dua atau lebih ruang jantung, atau kesalahan penghubungan antara ruang jantung denga arteri atau vena.
Gejala PJB dapat diketahui ketika bayi yang baik-baik saja setelah dilahirkan, tapi kemudian menjadi kebiruan, diikuti dengan kesulitan bernapas atau menyusui.
(mer/ir)
Senin, 01 Maret 2010
Tidur Siang Teratur Penting Buat Bayi
Kamis, 25/02/2010 13:00 WIB

(Foto: howstuffworks)Jakarta, Jangan abaikan jadwal tidur siang si mungkil. Karena bayi yang memiliki jadwal tidur siang secara teratur menunjukkan peningkatan kemampuan otaknya untuk mendeteksi informasi baru.
Peneliti dari University of Arizona di Tucson melakukan studi yang melibatkan 48 bayi yang diamati selama 15 bulan hingga bayi terbiasa dengan kegiatan tidur siang tersebut.
Hasilnya, didapatkan bayi yang memiliki jadwal tidur siang teratur menunjukkan ketertarikan dalam mendengar ungkapan-ungkapan yang baru. Namun ketertarikan ini tidak terjadi pada bayi yang tidak memiliki jadwal tidur siang teratur.
"Sebagian besar bayi mengalami perkembangan otak saat sedang tidur sehingga bisa memasukkan informasi yang didapat dan belajar untuk menyimpannya. Jika tidur siangnya tidak cukup mereka akan kehilangan hal tersebut," ujar ketua peneliti Lynn Nadel, seperti dikutip dari HealthDay, Kamis (25/2/2010).
Nadel mengungkapkan hal terpenting lain yang harus dilakukan orangtua adalah tetap memberikan bayi dan anak-anaknya jenis rangsangan mental terutama dalam hal berbicara atau membaca. Pembelajaran ini akan semakin baik jika bayi atau anak-anak memiliki siklus harian tidur yang cukup dan memadai.
Waktu tidur siang menjadi hal penting karena jika bayi terlambat tidur siang akan berdampak pada tidur malam harinya. Tidur dalam beberapa waktu dalam satu hari adalah jadwal yang bagus untuk bayi karena sesuai dengan jam biologisnya.
Setiap bayi memiliki waktu tidur yang berbeda-beda. Tapi secara umum ada waktu-waktu terbaik untuk bayi tidur yaitu:
Jumlah jam tidur bayi pun berbeda-beda tergantung dari usia si bayi atau anak-anak, yaitu:
Tidur Siang Teratur Penting Buat Bayi
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: howstuffworks)
Peneliti dari University of Arizona di Tucson melakukan studi yang melibatkan 48 bayi yang diamati selama 15 bulan hingga bayi terbiasa dengan kegiatan tidur siang tersebut.
Hasilnya, didapatkan bayi yang memiliki jadwal tidur siang teratur menunjukkan ketertarikan dalam mendengar ungkapan-ungkapan yang baru. Namun ketertarikan ini tidak terjadi pada bayi yang tidak memiliki jadwal tidur siang teratur.
"Sebagian besar bayi mengalami perkembangan otak saat sedang tidur sehingga bisa memasukkan informasi yang didapat dan belajar untuk menyimpannya. Jika tidur siangnya tidak cukup mereka akan kehilangan hal tersebut," ujar ketua peneliti Lynn Nadel, seperti dikutip dari HealthDay, Kamis (25/2/2010).
Nadel mengungkapkan hal terpenting lain yang harus dilakukan orangtua adalah tetap memberikan bayi dan anak-anaknya jenis rangsangan mental terutama dalam hal berbicara atau membaca. Pembelajaran ini akan semakin baik jika bayi atau anak-anak memiliki siklus harian tidur yang cukup dan memadai.
Waktu tidur siang menjadi hal penting karena jika bayi terlambat tidur siang akan berdampak pada tidur malam harinya. Tidur dalam beberapa waktu dalam satu hari adalah jadwal yang bagus untuk bayi karena sesuai dengan jam biologisnya.
Setiap bayi memiliki waktu tidur yang berbeda-beda. Tapi secara umum ada waktu-waktu terbaik untuk bayi tidur yaitu:
- Jika bayi memerlukan 3 kali waktu tidur yaitu saat pertengahan pagi, siang hari dan tidur sore.
- Jika bayi memerlukan 2 kali waktu tidur yaitu saat pertengahan pagi dan siang hari.
- Jika bayi memiliki 1 kali waktu tidur yaitu saat siang hari.
Jumlah jam tidur bayi pun berbeda-beda tergantung dari usia si bayi atau anak-anak, yaitu:
- Usia 4 bulan membutuhkan 3 kali waktu tidur dengan jumlah keseluruhan 4-6 jam.
- Usia 6 bulan membutuhkan 2 kali waktu tidur dengan jumlah keseluruhan 3-4 jam.
- Usia 9 bulan memerlukan 2 kali waktu tidur dengan jumlah keseluruhan 2,5-4 jam.
- Usia 12 bulan memerlukan 1-2 waktu tidur dengan jumlah keseluruhan 2-3 jam.
- Usia 2 tahun memerlukan 1 kali waktu tidur dengan jumlah keseluruhan 1-2 jam.
- Usia 3 tahun memerlukan 1 kali waktu tidur dengan jumlah keseluruhan 1-1,5 jam.
Bayi yang Sering Digendong Bisa Lebih Pintar
Senin, 01/03/2010 13:45 WIB

(Foto: peoplecrying)Jakarta, Saat si kecil menangis atau sedang rewel orangtua biasanya langsung menggendongnya. Ternyata banyak keuntungan yang didapat jika bayi sering digendong, salah satunya bayi akan terdorong untuk belajar dan menjadi lebih pintar.
Bayi yang sering digendong akan menghabiskan waktu lebih sedikit untuk menangis atau rewel, sehingga si kecil memiliki banyak waktu dan energi untuk membantunya tumbuh dan berkembang secara fisik serta mampu berinteraksi dengan lingkungannya.
Jika bayi diposisikan dalam gendongan, maka ia bisa melihat sekelilingnya dan mencoba untuk memilih serta mengambil apa yang diinginkannya. Kemampuan untuk membuat pilihan ini dapat meningkatkan kemampuannya untuk belajar.
Selain itu bayi juga terlibat langsung dalam dunia orang yang menggendongnya, seperti bayi melihat apa yang orangtuanya lihat, mendengar apa yang orangtuanya dengar serta turut merasakan yang orang lain rasakan.
Seperti dikutip dari The Baby Book karangan William and Martha Sears MD, Senin (1/3/2010) bayi yang digendong akan menjadi lebih sadar serta dapat memahami wajah, ritme langkah dan juga aroma orangtuanya seperti ekspresi wajah, bahasa tubuh, naik turunnya suara serta pola pernapasan dan emosi dari orang yang menggendongnya. Hal lainnya adalah orangtua menjadi lebih sering berinteraksi dengan bayinya sehingga membantu bayi belajar menjadi manusia.
Pengalaman-pengalaman yang didapat si kecil dari lingkungannya bisa menstimulasi saraf-saraf untuk berkembang dan berhubungan dengan saraf lainnya di dalam tubuh, hal ini turut berperan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan otaknya serta membentuk koneksi yang baik.
Karena berbagai stimulasi yang diterimanya tersebut bayi akan dirangsang untuk belajar sehingga kemungkinan meningkatkan kemampuan kognitifnya. Kemampuan yang dapat ditingkatkan dengan menggendong bayi salah satunya peningkatan perkembangannya berbicara dan mendengar.
Suara-suara normal yang didengarnya seperti suara aktivitas sehari-hari bisa memiliki nilai belajar bagi bayi atau justru dapat mengganggunya. Jika bayi sedang sendiri maka suara tersebut bisa membuatnya takut, tapi jika bayi dalam posisi digendong maka memiliki arti pembelajaran buat si kecil.
Manfaat lain yang bisa didapatkan dengan seringnya menggendong bayi adalah ikatan yang kuat antara orangtua dan bayinya. Serta memberikan cara pengasuhan yang tepat karena keduanya saling memberi dan membentuk interaksi dua arah.
Ada berbagai gaya dalam menggendong bayi seperti:
Bayi yang Sering Digendong Bisa Lebih Pintar
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: peoplecrying)
Bayi yang sering digendong akan menghabiskan waktu lebih sedikit untuk menangis atau rewel, sehingga si kecil memiliki banyak waktu dan energi untuk membantunya tumbuh dan berkembang secara fisik serta mampu berinteraksi dengan lingkungannya.
Jika bayi diposisikan dalam gendongan, maka ia bisa melihat sekelilingnya dan mencoba untuk memilih serta mengambil apa yang diinginkannya. Kemampuan untuk membuat pilihan ini dapat meningkatkan kemampuannya untuk belajar.
Selain itu bayi juga terlibat langsung dalam dunia orang yang menggendongnya, seperti bayi melihat apa yang orangtuanya lihat, mendengar apa yang orangtuanya dengar serta turut merasakan yang orang lain rasakan.
Seperti dikutip dari The Baby Book karangan William and Martha Sears MD, Senin (1/3/2010) bayi yang digendong akan menjadi lebih sadar serta dapat memahami wajah, ritme langkah dan juga aroma orangtuanya seperti ekspresi wajah, bahasa tubuh, naik turunnya suara serta pola pernapasan dan emosi dari orang yang menggendongnya. Hal lainnya adalah orangtua menjadi lebih sering berinteraksi dengan bayinya sehingga membantu bayi belajar menjadi manusia.
Pengalaman-pengalaman yang didapat si kecil dari lingkungannya bisa menstimulasi saraf-saraf untuk berkembang dan berhubungan dengan saraf lainnya di dalam tubuh, hal ini turut berperan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan otaknya serta membentuk koneksi yang baik.
Karena berbagai stimulasi yang diterimanya tersebut bayi akan dirangsang untuk belajar sehingga kemungkinan meningkatkan kemampuan kognitifnya. Kemampuan yang dapat ditingkatkan dengan menggendong bayi salah satunya peningkatan perkembangannya berbicara dan mendengar.
Suara-suara normal yang didengarnya seperti suara aktivitas sehari-hari bisa memiliki nilai belajar bagi bayi atau justru dapat mengganggunya. Jika bayi sedang sendiri maka suara tersebut bisa membuatnya takut, tapi jika bayi dalam posisi digendong maka memiliki arti pembelajaran buat si kecil.
Manfaat lain yang bisa didapatkan dengan seringnya menggendong bayi adalah ikatan yang kuat antara orangtua dan bayinya. Serta memberikan cara pengasuhan yang tepat karena keduanya saling memberi dan membentuk interaksi dua arah.
Ada berbagai gaya dalam menggendong bayi seperti:
- Gendongan buaian yang sangat bermanfaat bagi bayi baru lahir hingga berusia 1 tahun.
- Gendongan posisi meringkuk yang berguna untuk bayi baru lahir hingga usia 6 bulan.
- Gendongan model kanguru yang bisa dimulai saat bayi berusia 3 hingga 6 bulan.
- Digendong dengan kaki mengangkang yang dimulai saat bayi berusia 3-6 bulan atau sudah bisa duduk tanpa bantuan.
Senin, 17 Agustus 2009
5000 Nama Bayi
Senin, 17/08/2009 09:30 WIB
5000 Nama Bayi di Situs Rumah Sakit Cetak Rekor
Mulyadi Saputra - detikinet
Screenshot Melinda Hospital
Bandung - Tak usah bingung untuk mencari nama bagi si jabang bayi dengan arti yang diinginkan. Ya, cukup masuk ke situs resmi milik Melinda Hospital, maka nama untuk calon buah hati bisa langsung kita intip.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 5.200 nama sudah ada di database situs tersebut. Karenanya Melinda Hospital pun mendapatkan rekor MURI untuk kategori 'Ide Nama Bayi: Cara Mudah Mencari Nama' terbanyak.
Penghargaan tersebut diberikan MURI (Museum Rekor Indonesia) saat Melinda Hospital yang berlokasi di Jl. Pajajaran 46, Bandung, Jawa Barat, berhasil mengumpulkan 5.001 nama bayi.
Namun menurut Susan Melinda, pendiri Melinda Hospital, saat ini jumlahnya sudah bertambah menjadi 5.200 nama bayi. Padahal, kanal pencarian nama bayi ini sendiri baru diluncurkan enam bulan silam.
Masih menurut Susan, alasan pihaknya membuat situs tersebut karena ingin membantu orang tua agar mudah mencari nama. Hal ini didasarkan pada pengalamannya selama menjadi dokter, banyak orang tua yang sampai seminggu sebelum kelahiran anaknya banyak yang belum tahu nama yang akan diberikan.
"Padahal mereka sudah tahu jenis kelamin anaknya," ungkap Susan, saat ditemui detikINET, akhir pekan ini di Bandung.
Nama-nama yang terpampang di situs Melinda ini dikumpulkan dari berbagai referensi nama dari seluruh dunia. Kita juga bisa melakukan pencarian nama menurut jenis kelamin dan berdasarkan arti.
"Ingin menamakan anaknya dengan arti rajin, pintar atau jago, tinggal klik. Maka akan keluar nama yang sesuai," lanjut Susan. Sampai saat ini, respon masyarakat dinilainya cukup bagus. Sebab itu, pihak rumah sakit pun akan terus menambah koleksinya.
Melinda Hospital sendiri mendapat penghargaan rekor MURI saat berulang tahun ke-5 yang jatuh pada 23 Juli lalu.
Tak lupa pada jasa karyawannya, Melinda juga memberikan penghargaan kepada perawat, dokter dan petugas keamanan, yang telah mengabdi selama rumah sakit itu berdiri.
( rou / rou )
Label:
bayi,
Melinda Hospital,
MURI,
nama,
rumah sakit,
situs
Langganan:
Postingan (Atom)