Tampilkan postingan dengan label Teh Hijau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teh Hijau. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Februari 2011

Teh Hijau yang Jempolan

Senin, 22/03/2010 11:30 WIB

Teh Hijau yang Jempolan

Irna Gustia - detikHealth



img
Ilustrasi (Foto: quintessential)
Jakarta, Teh hijau dipercaya memiliki banyak khasiat. Teh hijau begitu populer menjadi minuman kesehatan di dunia. Apa saja fakta tentang hijau?

Teh hijau berasal dari tanaman Camellia Sinesis. Daun teh yang dipetik langsung dikeringkan tanpa proses fermentasi sehingga tidak terjadi perubahan warna dan rasa. Proses pengolahan teh hijau sangat minimal dibanding teh hitam sehingga lebih banyak mengandung epigallocatechin-3- gallate (EGCG).

Dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry disebutkan teh hijau banyak mengandung catechin, antioksidan yang sangat berguna untuk melawan penyakit. Teh hijau juga kaya vitamin seperti A, B1, B12, C, E dan K. Teh hijau juga mempunyai mineral seperti kalsium, besi, seng dan lain-lain.

Beberapa bahan lain dalam teh hijau adalah asam gallic, minyak atsiri, karoten, serat makanan larut dan kecil jumlah karbohidrat.

Seperti dilansir buzzle, Senin (22/3/21010) ada beberapa manfaat kesehatan dari minum teh hijau:

  1. Teh hijau kaya akan antioksidan yang membantu menurunkan kolesterol dan menjaga tekanan darah.
  2. Minum teh hijau bisa menyembuhkan pilek dan batuk.
  3. Teh hijau membantu dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.
  4. Teh hijau juga berfungsi sebagai bakterisida dan menghancurkan bakteri penyebab plak dan kerusakan gigi.
  5. Teh hijau kaya epigallocatechin gallate (EGCG), yang merupakan antioksidan kuat dan membantu dalam mencegah dan menghancurkan sel-sel kanker.
  6. Teh hijau juga dikenal untuk mencegah penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan penyumbatan arteri.
  7. Teh hijau berfungsi sebagai penghalau stres dan membantu mengendurkan saraf. Ia juga dikenal untuk mencegah penyakit kognitif seperti demensia dan amnesia.
  8. Teh hijau membantu eredakan gejala-gejala menopause tertentu seperti perubahan suasana hati dan gangguan tidur.
  9. Minum teh hijau membuat kulit bersinar, rambut sehat dan mengurangi tanda-tanda penuaan seperti keriput, bintik-bintik dan sebagainya.
(ir/ver)

Teh Hijau Membuat Tulang Sehat

Jumat, 25/09/2009 07:30 WIB

Teh Hijau Membuat Tulang Sehat

Nurul Ulfah - detikHealth



img
(Foto: Reuters)
Hong Kong, Selama ini orang hanya mengetahui manfaat teh hijau sebagai antioksidan saja. Tapi peneliti di Hongkong menemukan bahwa teh hijau bermanfaat bagi tulang, sebagai pencegah dan mengobati osteoporosis sertapenyakit tulang lainnya.

Penelitian ini dilakukan oleh Dr. Ping Chung Leung dan koleganya dari Institute of Chinese Medicine di Chinese University of Hong Kong, serta telah dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry pada bulan Agustus lalu.

Tulang bukanlah sebuah jaringan yang mati, tapi hidup dinamis dalam sistem metabolik yang harus dijaga keseimbangannya antara proses pembentukan tulang dan penyerapan tulang. Sel yang berfungsi membuat tulang disebut dengan osteoblast sedangkan sel yang berfungsi menyerap tulang disebut denganosteoclast.

Pada penelitian ini peneliti membudidayakan sel osteoblast dari tikus dan mengamati 3 zat kimia katekin selama beberapa hari. Ketiga zat tersebut adalah epigallocatechin (EGC), gallocatechin(GC) dan gallocatechin gallate (GCG) yang semuanya merupakan komponen utama teh hijau.

Peneliti menemukan bahwa salah satu zat katekin yaitu EGC, dapat menstimulasi aksi dari enzim kunci yang membantu proses pertumbuhan tulang hingga mencapai 79 persen. Efek dari tingginya jumlah EGC akan meningkatkan kadar dari mineralisasi tulang dalam sel, yang membuat tulang menjadi kuat. Selain itu EGC juga bisa melemahkan aktivitas dari osteoclast yang bisa menghambat penyerapan tulang serta katekin tidak menyebabkan efek beracun dalam sel tulang.

"Zat kimia katekin terutama EGC dalam teh, memiliki efek positif pada proses metabolisme tulang dengan meningkatkan kerja osteoblast dan menghambat osteoclast. Sehingga membantu mencegah terjadinya osteoporosis," ujar Dr. Ping Chung Leung, seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Jumat (25/9/2009).

Osteoporosis adalah kondisi dimana kepadatan dan kualitas tulang berkurang, sehingga meningkatkan risiko tulang patah dan keropos. Berdasarkan data dari Yayasan Osteoporosis Internasional, pada tahun 2000 terdapat 9 juta orang yang mengalami patah tulang osteoporosis dimana 1,6 juta mengalami patah di pinggul, 1,7 juta mengalami patah di lengan bawah dan 1,4 juta mengalami patah tulang belakang.

Mulai sekarang tidak ada salahnya untuk memasukkan teh hijau sebagai minuman yang patut dikonsumsi secara teratur. Selain mengandung antioksidan yang dapat mencegah kanker, teh hijau juga mengandung senyawa katekin yang dapat menguatkan tulang dan bisa dijadikan sebagai pengganti susu kalsium pada orang yang alergi terhadap susu.

Kamis, 15 Juli 2010

Teh Hijau ,Teh Hitam, Jantung

Teh Hijau dan Hitam Baik untuk Jantung


Teh Hijau dan Hitam Baik untuk Jantung

JAKARTA, KOMPAS.com — Bicara mengenai manfaat dan khasiat daun teh, umumnya kita akan lebih terfokus pada teh hijau. Padahal, baik teh hijau maupun teh hitam sama-sama punya khasiat terhadap kesehatan. Hampir semua jenis teh ternyata berperan besar terhadap kesehatan peminumnya. Hal ini karena teh mengandung senyawa antioksidan seperti polifenol, flavonoid, L-theanin.

Seperti yang diuraikan oleh Peter CH Hollman, peneliti dari Waginingen University, Belanda, senyawa antioksidan dalam teh berguna sebagai zat antikanker, menekan hormon stres, dan meningkatkan fungsi pembuluh darah yang akan mencegah penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.

"Teh merupakan sumber flavonoid yang punya efek langsung terhadap kesehatan pembuluh darah," kata Hollman dalam jumpa pers acara Tea Science Symposium yang diadakan oleh Lipton Institute of Tea di Jakarta, Rabu (14/7/2010).

Dalam penelitian meta-analisis Hollman, terbukti bahwa mereka yang mengonsumsi teh tiga cangkir setiap hari memiliki pengurangan risiko terkena stroke hingga 20 persen. "Baik teh hitam maupun teh hijau punya efek perlindungan yang sama," paparnya. Dalam berbagai riset, pengujian sudah dilakukan terhadap hubungan teh dengan penyakit kardiovaskular, baik yang sifatnya jangka pendek maupun jangka panjang.

Menurut penjelasan Visvajit De Alwis, General Manager Tea Buying Division PT Unilever Indonesia, teh hitam adalah teh berwarna hitam kecoklat-coklatan, bercita rasa "kaya", yang dihasilkan lewat proses fermentasi. Adapun teh hijau adalah teh berwarna hijau yang dihasilkan melalui proses pengukusan cepat untuk menghambat terjadinya perubahan warna daun dan terjadinya fermentasi. Di Indonesia, jenis teh hitam lebih populer dibanding teh hijau.

http://id.news.yahoo.com/kmps/20100715/tls-teh-hijau-dan-hitam-baik-untuk-jantu-8d16233.html