Selasa, 14 Desember 2010

Warna Pengendali Mood

Warna Pengendali Mood

Langkah sederhana menghadirkan mood yang baik dalam istana tercinta.

Foto: Shutterstock

Dengan menggunakan sedikit psikologi warna kita bisa menciptakan moodrumah yang menenangkan dan produktif.

Dekorasi rumah sering dipandang hanya masalah estetika belaka. Tapi dalam psikologi warna, pilihan warna yang kita gunakan untuk mendekorasi rumah mampu memberikan efek mendalam pada emosi kita sekeluarga.

Warna adalah bahasa non-verbal. “Warna apapun yang kita aplikasikan di dinding rumah tidak hanya mengenai masalah estetika belaka. Melainkan juga sebagai alat untuk mempengaruhi emosi dan tingkah laku,” jelas Leslie Harrington, konsultan warna di Old Greenwich, Conn.

Apabila kita menyukai ide penggunaan warna dalam menciptakan rumah yang sehat secara emosi, para konsultan warna akan menyarankan kita untuk mempertimbangkan fungsi utama dari tiap ruang terlebih dahulu. Langkah selanjutnya, pilihlah warna paling dominan. Walaupun tidak bisa dibuktikan secara ilmiah, konsultan warna mengatakan, warna bekerja lebih baik untuk mendukung aktivitas tertentu.

Butuh bantuan? Daftar di bawah ini warna pencipta mood terbaik yang bisa kita gunakan untuk ruang utama di rumah kita :

Ruang tamu dan foyer
Warna terbaik : Merah, kuning, oranye, warna bumi seperti cokelat, dan krem.
Ini adalah gerbang utama rumah yang sering digunakan untuk menyambut tamu. Agar tamu bisa merasa lebih nyaman dan betah, warna-warna di atas mampu menstimulasi timbulnya percakapan. “Warna merah, kuning, oranye, cokelat serta krem mampu mendorong orang untuk tetap duduk dan berbicara,” jelas Kate Smith, konsultan warna di Lorton, Va. Plus, warna-warna tadi bisa membuat kita merasa hangat dan memiliki hubungan yang erat dengan orang lain.

Dapur
Warna terbaik : Merah, kuning, biru, dan putih.
Jika kita menyukai kenangan-kenangan masa kecil yang dihabiskan di dapur bersama ibunda tercinta, sangat masuk akal untuk membangun kembali tema warna yang sama dalam dapur kita yang sekarang. “Apabila kita tumbuh dalam dapur yang didominasi warna biru dan putih, dan punya banyak kenangan di sana, maka biru dan putih mungkin bisa menjadi warna terbaik untuk dapur Anda dan keluarga,” saran Smith.

Tidak punya warna khusus yang kita suka atau ingat, merah dan kuning bisa menjadi pilihan yang baik, seperti jika pakai di ruang tamu dan foyer. Tapi waspadalah jika kita sedang menjalankan program diet. Karena warna ini akan menstimulasi percakapan, dan mendorong kita untuk mengunyah lebih banyak. “Jika kita sedang diet, buang warna merah dari dapur kita,” kata Harrington. Dan kini kita tahu alasan kenapa industri restoran sering menggunakan warna merah sebagai dekorasi dinding.

Ruang makan

Warna terbaik : Merah.
Karena dapat menstimulasi timbulnya percakapan, dekorasi merah bisa menjadi pilihan yang baik untuk ruang makan yang formal. Sentuhan merah di ruang ini akan meningkatkan nafsu makan tamu yang kita undang untuk makan bersama di rumah kita. “Memiliki ruang makan yang merah, akan membuat orang berpikir kita mahir memasak,” ujar Harrington.

Kamar tidur
Warna terbaik : Biru, hijau, dan warna-warna muda.
Ruang satu ini merupakan tempat kita untuk beristirahat, rileks dan melakukan keintiman dengan pasangan. Pengaplikasian warna yang menyejukkan, seperti biru, hijau atau warna-warna muda, bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menciptakan efek menenangkan. Sedangkan warna-warna gelap akan memberikan dampak yang berlawanan. “Merah cenderung akan meningkatkan tekanan darah, denyut jantung dan menstimulasi tubuh untuk beraktivitas,” kata Harrington.

Kamar mandi
Warna terbaik : Putih dan warna hangat.
Kedua warna tersebut paling sering digunakan dalam kamar mandi. Mengapa? Karena berkonotasi dengan kebersihan. Kini, fungsi kamar mandi tidak hanya sebagai tempat membersihkan badan saja, melainkan sebagai tempat rileksasi dan peremajaan diri. “Kebanyakan orang akan merasa nyaman dengan warna biru, hijau dan turquoise. Karena warna ini akan memberikan efek bersih, segar dan menenangkan,” tambah Harrington.

Ruang kerja

Warna terbaik : Hijau.
Aturan yang berlaku dalam ruangan ini adalah memacu produktivitas yang optimal. Semakin cepat kita menyelesaikan tugas, maka semakin banyak pula waktu yang tersedia untuk kita habiskan bersama keluarga atau teman. Dan para konsultan warna menyarankan hijau sebagai warna yang tepat. “Hijau adalah warna untuk meningkatkan konsentrasi,” jelas Harrington. (Astrid Anastasia)

Artikel :

Isi Tangki Energi Untuk Mewarnai Mood

Hilangkan Energi Negatif Melalui Warna

Inilah “Warna” Kesehatan Kita

Kekuatan Warna di Kamar Mandi Anda

No More Bad Mood!

http://preventionindonesia.com/article.php?name=/warna-pengendali-mood&channel=health/healthy_home

2 Penyakit yang Paling Ditakuti Orang Indonesia

Selasa, 14/12/2010 16:33 WIB

2 Penyakit yang Paling Ditakuti Orang Indonesia

Merry Wahyuningsih - detikHealth



img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Ada berbagai macam penyakit yang bisa menyerang setiap orang, baik yang ringan maupun berat. Tapi bagi orang Indonesia, kolesterol tinggi dan kehilangan daya penglihatan merupakan 2 ancaman penyakit yang paling ditakuti 5 tahun mendatang.

Hal ini berdasarkan hasil Survei Kesehatan dan Kesejahteraan Indonesia atau Philips Index for Health and Wellbeing 2010, yang dilakukan serentak di 30 negara di seluruh dunia. Selain Indonesia, survei ini juga dilakukan antara lain di Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Belgia dan Australia.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa kolesterol dan masalah kehilangan daya penglihatan atau buta ternyata dipandang sebagai ancaman utama kesehatan bagi masyarakat dalam lima tahun mendatang.

"Perubahan gaya hidup dapat menjadi salah satu faktor menurunnya daya penglihatan mata pada manusia. Ironisnya, banyak orang Indonesia yang tidak menyadari hal ini, sehingga penurunan kemampuan penglihatan menjadi ancaman terselubung bagi masyarakat Indonesia," jelas Dr Rini Mahendrastari Singgih, SpM, Paed.Opthal dari Mahendra Indonesia Eye Clinic, dalam acara Konferensi Pers Health & Wellbeing Index Indonesia, di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (14/12/2010).

Ancaman lain yang ditakuti setelah kolesterol tinggi dan kehilangan daya penglihatan adalah stroke, influenza, radang sendi, kanker dan serangan jantung.

Survei yang dilakukan terhadap 1.000 responden di seluruh kota di Indonesia ini juga menunjukkan bahwa 46 persen orang Indonesia merasa dirinya dalam keadaan sehat dan baik-baik saja, sehingga 75 persen responden menganggap tidak perlu ke dokter, bahkan 55 persen responden yang sakit mengaku tidak berobat ke dokter.

Hasil survei juga mengungkapkan bahwa 4 dari 10 orang Indonesia cenderung meminta pendapat teman dan keluarga terlebih dahulu sebelum mengunjungi dokter saat sakit.

Indonesia yang tergolong 'melek teknologi' dan memiliki pengguna internet yang cukup tinggi di dunia, namun faktanya penggunaan internet sebagai sumber rujukan informasi kesehatan masih tergoling rendah. Meski demikian, pasa responden sepakat bahwa teknologi bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi kehidupannya.

"Laporan Philips Index for Health and Wellbeing 2010 ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia, serta memahami persepsi dan perilaku masyarakat terkait dengan kesehatannya," jelas Teguh Purwanto, General Manager Philips Healthcare.

Meski Dr Prijo Sidipratomo selaku Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sempat mempertanyakan metodologi yang digunakan dalam survei tersebut, tapi hasil survei ini bisa diyakini validitasnya sebagai suatu gambaran persepsi pribadi mengenai kesehatan pada masyarakat Indonesia.

"Hasil ini bisa cukup mewakili persepsi subjektif masyarakat Indonesia, meski tidak 100 persen benar dan pasti ada beberapa penyimpangan. Tapi validasinya bisa cukup dipercaya," ujar dr Kartono Mohammad yang pernah menjabat sebagai ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi masukan yang kolektif bagi pemerintah, masyarakat dan organisasi kesehatan mengenai status terkini serta kebutuhan pasien dan penyedia layanan kesehatan masyarakat.

mer/ir)

1 dari 3 Kasus Rematik Parah Dipicu oleh Rokok

Selasa, 14/12/2010 17:03 WIB

1 dari 3 Kasus Rematik Parah Dipicu oleh Rokok

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth



img
foto: Thinkstock
Stockholm,Mengupas bahaya rokok bagi kesehatan seakan tak pernah ada habisnya. Baru-baru ini terungkap bahwa 1 dari 3 kasus rheumatoid arthritis parah merupakan dampak dari kebiasaan merokok selama bertahun-tahun.

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan peradangan sendi yang ditandai dengan nyeri dan pembengkakan di bagian tersebut. Kondisi yang berhubungan dengan sistem imun ini lebih banyak menyerang perempuan dibandingkan laki-laki dan sering terjadi pada usia 40-60 tahun.

Secara genetik, beberapa orang punya faktor risiko untuk mengalami RA hingga kondisi yang sangat parah. Faktor tersebut adalah pembentukan sejenis antibodi bernamaanticitrullinated protein/peptide antibody (ACPA) pada orang-orang yang memiliki gen tertentu.

Sebuah penelitian oleh para ahli dari Karolinska Institute di Stockholm mengungkap, pembentukan ACPA bisa meningkat jika seseorang punya kebiasan merokok. Peningkatan risikonya mencapai 35 persen dibandingkan yang sama-sama memiliki faktor risiko tersebut namun tidak merokok.

Artinya 35 persen atau kurang lebih 1 dari 3 kasus RA parah yang dipicu oleh ACPA terjadi akibat kebiasaan merokok. Dalam penelitian tersebut, partisipan rata-rata memiliki kebiasaan merokok sebanyak 20 batang sehari selama lebih dari 20 tahun.

"Tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk mencegah RA yang dipicu oleh faktor genetik, namun faktor lain bisa kita ubah. Berhenti merokok adalah salah satunya," ungkap Jane Tadman dari Arthritis Research di Inggris, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (14/12/2010).

Hasil penelitian tersebut juga mengatakan peningkatan risiko itu akan hilang begitu seseorang menghentikan kebiasaan merokoknya. Tidak perlu bertahun-tahun, efeknya sidah bisa dirasakan tidak lama setelah berhasil menghindari asap rokok.

Penelitian tersebut dipublikasikan hari ini dalam sebuah jurnal online di Inggris, Annals of the Rheumatic Diseases.
up/ir)

Jumat, 10 Desember 2010

Cegah Osteoporosis dengan Jus Tomat

Cegah Osteoporosis dengan Jus Tomat
Kandungan likopen dalam tomat ampuh mengembalikan kekuatan tulang rapuh.
RABU, 24 NOVEMBER 2010, 08:51 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Mutia Nugraheni

VIVAnews - Gaya hidup sehat memainkan peran penting dalam upaya pencegahan dini pengeroposan tulang atau osteoporosis. Tim peneliti dari University of Toronto, Kanada, menganjurkan konsumsi jus tomat dua gelas sehari demi tulang lebih kuat.

Seperti dikutip dari Daily Mail, anjuran itu berdasar penelitian terhadap 60 wanita menopause usia 50-60 tahun. Dalam penelitian ini, mereka diminta menghentikan konsumsi makanan mengandung tomat selama sebulan.

Hasilnya, terjadi peningkatan kadar N-telopeptide dalam darah. N-telopeptide merupakan bahan kimia alami yang biasanya masuk ke dalam darah ketika terjadi kerapuhan pada tulang.

Selama empat bulan berikutnya, partisipan dipilah ke dalam tiga kelompok dengan perlakukan berbeda. Kelompok pertama diminta mengonsumsi jus tomat setiap hari dengan kandungan likopen rata-rata 15 mg. Kelompok kedua mendapat asupan suplemen dengan kandungan likopen 35 mg. Sedangkan kelompok terakhir mengonsumsi plasebo atau suplemen palsu.

Hasilnya, terjadi penurunan kadar N-telopeptide dalam darah yang cukup signifikan pada kelompok yang mengonsumsi jus tomat dan suplemen likopen. Sementara wanita dalam kelompok yang mengasup plase tak mengalami perubahan kondisi.

Seperti tertuang dalam Jurnal Osteoporosis Internasional, dua gelas jus tomat dengan kadar likopen 15 mg cukup untuk mempertahankan kekuatan tulang. Kandungan likopen pada tomat bahkan bermanfaat sebagai antioksidan, mengurangi risiko serangan jantung, dan kanker prostat.

• VIVAnews

Keajaiban Jeruk

Keajaiban Jeruk
Rasakan manfaat jeruk dengan mengonsumi buah bercitarasa asam manis ini setiap hari.
KAMIS, 9 DESEMBER 2010, 15:51 WIB
Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti

VIVAnews - Buah jeruk merupakan buah yang sangat populer di seluruh belahan dunia. Untuk mendapatkannya pun tak perlu menunggu musim, sebab buah jeruk selalu ada di setiap musim.

Tak hanya cocok dijadikan camilan sehat, buah yang memiliki rasa asam manis ini juga kerapkali dijadikan bahan resep utama dalam berbagai hidangan. Bahkan kini, jus jeruk sering dijadikan bagian menu utama yang tak terlupakan saat sarapan.

Jeruk tersedia dalam dua kategori, manis dan pahit. Biasanya, jeruk dengan tekstur kulit mulus dan agak berat memiliki kandungan air lebih tinggi daripada jeruk dengan tekstur kulit seperti spons dan memiliki berat ringan.

Cari tahu khasiat jeruk lainnya berikut ini, seperti dikutip dari laman Times of India:

Sumber vitamin C
Satu jeruk memiliki pasokan 116,2 persen dari nilai harian untuk asupan vitamin C. Vitamin C bermanfaat untuk menurunkan risiko kanker usus besar karena bisa membantu mengusir radikal bebas yang menyebabkan kerusakan pada DNA.

Vitamin C, juga penting sebagai sistem kekebalan tubuh, baik untuk menangkal flu dan mencegah infeksi telinga berulang.

Antioksidan untuk kesehatan kulit
Antioksidan dalam jeruk membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang bisa menimbulkan tanda-tanda penuaan. Satu buah jeruk sehari dapat membantu Anda mempertahankan keremajaan kulit meski usia sudah beranjak 50 tahun.

Kaya Vitamin B6
Vitamin ini membantu mendukung produksi hemoglobin dan juga membantu menjaga tekanan darah tetap normal karena adanya magnesium. Menurut sebuah studi oleh peneliti AS dan Kanada, senyawa yang ditemukan dalam kulit buah jeruk yang disebut Polymethoxylated flavon (PMFs) juga memiliki potensi untuk menurunkan kolesterol lebih efektif dan tanpa efek samping daripada beberapa resep obat lainnya.

Serat jeruk untuk cegah diabetes
Serat dalam jeruk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Karena itulah, jeruk aman dijadikan makanan selingan sehat bagi penderita diabetes. Gula buah alami dalam jeruk, fruktosa, dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap normal.

Kaya beta-cryptoxanthin
Mengkonsumsi makanan yang kaya akan beta-cryptoxanthin, sebuah karotenoid dalam buah dan sayuran berwarna oranye-merah yang banyak ditemukan pada jeruk, jagung dan labu bisa menurunkan risiko serangan kanker paru-paru.

• VIVAnews

Kamis, 02 Desember 2010

Jalan Kaki Cegah Pikun

Jalan Kaki Cegah Pikun


olahraga

VIVAnews - Penelitian terbaru di Amerika Serikat menunjukkan bahwa berjalan kaki sekitar lima mil atau sekitar tujuh kilometer per minggu mengurangi risiko terserang penyakit daya ingat atau Alzheimer.

Seperti dikutip dari laman Daily Mail, berjalan kaki secara teratur memperkuat kerja memori di otak. Ini efektif membantu seseorang yang mulai mengalami gejala kehilangan daya ingat, termasuk mereka yang sudah terdiagnosis Alzheimer.

Menggunakan teknik pemindaian MRI, tim peneliti mempelajari hubungan antara aktivitas tubuh secara teratur dan pengaruhnya terhadap struktur otak penderita Alzheimer atau penyakit memori lainnya.

Dr Cyrus Raji dari Sekolah Pengobatan Universitas Pittsburgh mengatakan, "Kami menemukan bahwa berjalan kaki lima mil setiap minggu melindungi struktur otak selama 10 tahun pada orang dengan Alzheimer. Kami menemukan bahwa penurunan memori mereka lebih lambat lima tahun."

Tim peneliti menarik kesimpulan itu melalui analisis berkelanjutan selama satu dekade tahun. Mereka melibatkan sedikitnya 426 orang usia antara 70 dan 80 tahun, yang terdiri dari 299 orang sehat, 83 pasien dengan gejala kehilangan daya ingat, dan 44 pasien Alzhaimer.

Mereka mencatat kebiasaan dan intensitas berjalan kaki seluruh responden. Sepuluh tahun kemudian, mereka melakukan pemindaian untuk melihat perubahan volume otak seluruh responden. Hasilnya, responden yang melakukan banyak aktivitas fisik memiliki volume otak yang lebih baik daripada mereka yang kurang gerak.

"Alzheimer adalah penyakit yang merusak otak. Penyakit ini tak bisa disembuhkan dengan berjalan kaki, tapi paling tidak aktivitas itu bisa meningkatkan ketahanan otak sehingga mengurangi efek buruknya," kata Raji. (pet)


http://id.news.yahoo.com/viva/20101130/tls-jalan-kaki-cegah-pikun-34dae5e.html

Sabtu, 27 November 2010

JENIS – JENIS KANKER PAYUDARA

JENIS – JENIS KANKER PAYUDARA

Posted by kanker on 4 September 2009

breast-anatomythumbnail

NORMAL BREAST PROFILE :
A. Ducts
B. Lobules
C. Dilated section of duct to hold milk
D. Nipple
E. Fat
F. Pectoralis major muscles
G. Chest wall / Rib cage

ENLARGEMENT :
A. Normal Duct Cells
B. Basement Membrane
C. Lumen

Jenis kanker payudara yang paling umum adalah berasal dari saluran air susu ( ductal carcinoma ) atau kelenjar air susu ( lobular carcinoma ). Penentuan asal kanker ditentukan dari bentuk sel kanker yang terlihat secara microscopic dalam biopsy.

In situ breast cancer

In situ breast cancer adalah type kanker yang mana sel kanker tetap berada dalam selubung tempat asalnya. Jadi sel kanker tidak menyerang jaringan disekitar saluran air susu atau kelenjar air susu. Jenisnya antara lain :

Ductal Carsinoma In Situ ( DCIS )

ductal-carcinoma-in-situthumbnail

ENLARGEMENT:
A. Normal duct cells
B. Duct cancer cells
C. Basement membrane
D. lumen ( centre of duct )

Adalah suatu sel abnormal di sepanjang saluran air susu yang tidak menyerang jaringan sekitar payudara. Ini adalah kanker payudara stadium awal. Beberapa ahli menganggap DCIS adalah kondisi sangat awal dari kanker. Hampir semua wanita dengan DCIS ini bisa disembuhkan. Tapi ada juga yang berkembang menjadi kanker payudara yang invasife.

· Lobular Carsinoma In Situ ( LCIS )

lobular-carcinoma-in-situthumbnail

ENLARGEMENT :
A. Normal lobular cells
B. Lobular cancer cells
C. Basement membrane

Bahwa suatu sel abnormal masih berada dalam kelenjar air susu, dan tidak menyerang jaringan disekitarnya. Masih menjadi kontroversi diantara ahli-ahli kanker bahwa apakah LCIS merupakan suatu stadium sangat awal dari kanker ataukah hanya merupakan penanda bahwa itu dimasa datang akan berubah menjadi kanker. Tetapi para ahli juga sepakat bahwa apabila seseorang mempunyai LCIS, berarti di kemudian hari dia mempunyai resiko untuk mempunyai kanker pada salah satu payudaranya. Pada payudara yang terdapat LCIS bisa berubah menjadi invasive lobular breast cancer. Bila kanker berkembang pada payudara yang lain, maka bisa jadi menjadi Invasife Lobular atau Invasife Ductal Carsinoma.

Invasive breast cancer ( Kanker payudara yang invasive )

Invasive ( infiltrating ) breast cancer adalah jenis kanker yang sel kankernya telah keluar / lepas dari mana dia berasal, menyerang jaringan sekitar yang mendukung saluran dan kelenjar- kelenjar payudara. Sel-sel kanker ini bisa menyebar keberbagai bagian tubuh, seperti ke kelenjar getah bening. Jenisnya antara lain :

· Invasive Ductal Carsinoma ( IDC )

invasive-ductal-carcinomathumbnail

ENLARGEMENT :
A. Normal duct cells
B. Ductal cancer cell breaking through basement membrane
C. Basement membrane

Dianggap sebagai penyebab terbesar kanker payudara yang invasive. Jika seorang wanita mempunyai IDC, maka sel kanker yang berada di sepanjang saluran air susu akan keluar dari dinding saluran tersebut dan menyerang jaringan disekitar payudara. Sel kanker bisa saja tetap terlokalisir, berada didekat tempat asalnya atau menyebar ( metastasis ) kebagian tubuh yang lain, terbawa oleh peredaran darah atau system kelenjar getah bening. Untuk jenis IDC solid tubular, meskipun invasive tapi masih lumayan terkendali dibanding jenis invasive lain.

· Invasive Lobular Carsinoma ( ILC )

invasive-lobular-carcinomathumbnail

ENLARGMENT :
A. Normal cells
B. Lobular cancer cells breaking through the basement membrane
C. Basement membrane

Meskipun tidak sebanyak IDC, type ini juga mempunyai sifat yang mirip. ILC, berkembang dari kelenjar yang memproduksi susu dan kemudian menyerang jaringan payudara disekitarnya. Juga bahkan ke tempat yang lebih jauh dari asalnya. Dengan ILC, penderita mungkin tidak akan merasakan suatu benjolan, yang dirasakan hanyalah adanya semacam gumpalan atau suatu sensasi bahwa ada yang berbeda pada payudara. ILC, bisa diditeksi hanya dengan menyentuh, dan kadang juga bisa tidak terlihat dalam mammogram. ILC ini bersifat seperti cermin, kalau payudara kanan ada benjolan, biasanya sebelah kiri juga ada.

Type – type yang tidak biasa / Jarang pada kanker payudara

Tidak semua type kanker payudara berasal dari saluran air susu atau kelenjar air susu. Beberapa jenis yang tidak umum adalah :

Inflammatory Breast Cancer
jenis ini jarang, tapi termasuk type kanker payudara yang agresive. Kulit pada payudara menjadi merah dan bengkak. Atau menjadi tebal / besar. Berbintik-bintik menyerupai jeruk yang terkelupas. Ini dikarenakan oleh sel kanker yang memblock pembuluh getah bening yang letaknya dekat permukaan payudara.


Medullary Carcinoma.

Type spesifik pada invasive breast cancer. Dimana batas tumor jelas terlihat. Sel kanker lebar dan sel system imun terlihat disekitar batas tumor.

Tubular carcinoma

Jenis kanker yang jarang ini dinamaidemikian karena bentuk sel kanker ketika dilihat dibawah microscope. Meskipun merupakan invasive breast cancer tapi tampilannya lebih baik dari Invasive Ductal Carcinoma dan Invasive Lobular Carcinoma.

Metaplastic carcinoma

Mewakili kurang dari 1% dari seluruh pasien yang baru didiagnosis mempunyai kanker payudara.Perubahan bentuk jaringan biasanya terlokalisir / terbatas dan berisi beberapa sel yang berbeda, yang secara typical tidak ditemui pada kanker payudara yang lain.Harapan kesembuhan dan cara penanganannya sama dengan Invasive Ductal Carcinoma.Sarcoma
Tumor yang tumbuh pada sambungan antara jaringan di payudara. Jenis tumor ini biasanya kemudian menjadi kanker ( malignant )

Micropapillary carcinoma

Type ini cenderung untuk menjadi agresive, sering menyebarnya ke kelenjar getah bening, meskipun ukurannya kecil.

Adenoid cystic carcinoma

Jenis kanker ini penggolongannya dilihat dari ukurannya, tumor local.Termasuk jenis invasive, tetapi lambat dalam pertumbuhan dan penyebaran

Sumber : http://kankerpayudara.wordpress.com

http://kankerku.blogdetik.com/?p=134?l991101blog

Rumus Menghitung Masa Subur Sistem Kalender Cara Mencegah Kehamilan Hubungan Suami Isteri

“Banyak Anak Banyak Rejeki” adalah kepercayaan kuno orang zaman dulu karena semakin banyak anak maka semakin tenaga banyak sumber daya manusia yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan ekonomi keluarga. Zaman modern sekarang ini justru menganggap dua anak cukup guna membentuk keluarga berencana atau keluarga berkualitas alias KB.

Berbagai cara dilakukan untuk mencegah kehamilan akibat hubungan rutin suami istri. Mulai dari memasang alat kontrasepsi, minum pil KB, sterilisasi pria (vasektomi), sterilisasi wanita (tubektomi), hingga cara tradisional sistem kalender. Cara kalender bisa meleset karena tingkat ketepatannya hanya 60% sampai 70%.Rumus Menghitung Masa Subur Wanita / Perempuan Sistem Kelender :Masa Subur = Hari Terakhir Haid Menstruasi + 13Masa Prasubur = Masa Subur -3 & Masa Subur + 3Contoh : Jika hari terakhir mens adalah tangal 10 maka tanggal masa subur adalah tanggal 23, masa prasubur awal tanggal 20 dan masa prasubur akhir tanggal 26.Agar lebih tepat sebaiknya melakukan pencatatan 6 siklus haid terakhir untuk menentukan masa prasubur. Kurangi dan tambahkan 3 hari pada siklus terpendek dan terpanjang dari catatan yang telah dibuat.Jadi berhati-hatilah dalam berhubungan suami isteri ketika masa subur istri tanpa alat kontrasepsi atau teknik KB lainnnya yang dapat mencegah kehamilan.

Pelajari dengan baik sebelum menentukan metode pencegah kehamilan yang tepat dengan ahli kadungan seperti dokter dan bidan.Sistem kalender dalam menentukan masa subur hanya dapat digunakan pada wanita yang teratur mens 28 sampai 35 hari. Rokok dan gizi buruk juga mempengaruhi rutinitas keluarnya sel telur.

Tambahan :

- Ada sistem perhitungan kalender lain yang menggunakan waktu masa subur 14 hari dengan jeda masing-masing 2 hari di awal dan di akhir.

- Gunakan alat tes masa subur yang dijual bebas dengan media air seni perempuan untuk mengetahui kapan subur dan kapan tidak subur dengan tingkat ketepatan 90% sampai 95%.

- Cara lain adalah dengan cek lendir leher rahim dengan jari. Cek kekentalan cairan lendir tersebut dengan meletakkan lendir antara jari telunjuk dan ibu jari. Rekatkan keduanya lalu buat jarak 2 sampai 3 cm. Jika lendir putus maka tidak subur dan jika tidak putus maka sedang dalam masa subur. Cara ini mungkin hanya tepat 60% s/d 70% saja.

- Disarankan banyak membaca sumber lain sebagai pelengkap.

Dikutip dari : organisasi.org

http://ahmadmuzakki.blogdetik.com/2009/01/rumus-menghitung-masa-subur-sistem-kalender-cara-mencegah-kehamilan-hubungan-suami-isteri/?l991101blog