Tampilkan postingan dengan label Stres. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stres. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Oktober 2009

Banyak Kena Lampu di Malam Hari Bisa Bikin Stres

Minggu, 25/10/2009 09:38 WIB

Banyak Kena Lampu di Malam Hari Bisa Bikin Stres

Nurul Ulfah - detikHealth


img
(Foto: sad-light-boxes)
Ohio, AS, Tidak bisa tidur lelap di malam hari atau stres menjalani hari-hari? Mungkin itu karena terlalu banyak terkena cahaya lampu pada malam hari. Peneliti dari Amerika membuktikan paparan cahaya yang terlalu banyak di malam hari memang bikin stres.

Dalam studinya, peneliti dari Ohio State University melakukan percobaan pada tikus yang ditempatkan dalam ruangan bercahaya selama 24 jam. Hasilnya ternyata tikus-tikus tersebut lebih depresi daripada tikus yang tidak diberi cahaya lampu 24 jam.

"Kemampuan menghindar dari cahaya lampu tampaknya memang bisa mengurangi efek depresi," ujar Laura Fonken dari Ohio State University, seperti dikutip dari Health, Minggu (25/10/2009).

Profesor psikolog dan neuroscience, Randy Nelson pun mengatakan perlunya studi lanjuut mengenai efek lampu yang berlebihan terhadap perilaku manusia.

"Banyak orang sering menggunakan lampu di malam hari, padahal itu bisa meningkatkan energi panas dalam tubuh yang akan membuat sel-sel tubuh yang harusnya beristirahat menjadi stres dan efeknya adalah perilaku depresi yang buruk bagi kesehatan," jelas Nelson.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal Behavioural Brain Research itu memfokuskan pada bahaya cahaya yang berasal dari lampu buatan, terutama bagi orang-orang yang punya jam kerja atau shift malam, atau untuk anak-anak yang sering menonton TV hingga larut malam.

"Terkena paparan cahaya di malam hari membuat siklus terang-gelap dalam tubuh menjadi terganggu. Hal ini juga perlu menjadi perhatian bagi rumah sakit yang sering menggunakan lampu terang di malam hari, yang akan memperparah keadaan pasien," tutur Nelson.

Selasa, 15 September 2009

Diet Super Ketat

Selasa, 15/09/2009 07:42 WIB

Diet Super Ketat, Pengantin Wanita Meninggal di Hari Pernikahan

Nurul Ulfah - detikHealth


img
(Foto: thesun.co.uk)
London, Wanita mana yang tidak ingin terlihat menawan di hari pernikahannya? Tubuh langsing berbalut gaun pengantin pun menjadi idaman setiap wanita. Tapi sayangnya, impian itu harus kandas karena sang pengantin wanita tiba-tiba meninggal dunia akibat diet yang berlebihan. Duh!

Samantha Clowe (34 tahun), pengantin wanita asal Inggris yang meninggal dunia ditengah-tengah acara bahagianya itu, dulunya adalah seorang obesitas. Sebelas minggu menjelang hari pernikahannya, Samantha mulai melakukan diet ketat dan hasilnya sebanyak 42 pon atau sekitar 21 kilogram kalori berhasil ia kurangi dari tubuhnya.

Diet ketat yang dijalani Samantha adalah diet kontroversial alaLighter Life Diet. Program diet tersebut adalah dengan membatasi asupan kalori seseorang hanya 500 kalori setiap harinya.

Kita semua tahu bahwa diet super ketat dan ekstrim tidak baik untuk kesehatan dan tubuh seseorang, tapi kita mungkin tidak pernah menyangka bahwa diet seperti itu bisa membuat nyawa melayang.

Kejadian serupa juga pernah dialami ibu 5 orang anak di Inggris pada bulan Desember 2008. Ia meninggal karena mengikuti petunjuk salah satu program diet yang mengharuskannya minum 4 liter air tanpa mengonsumsi apapun.

Sebagai pihak yang membuat program diet tersebut, Lighter Life mengklaim pihaknya tidak merasa perlu bertanggung jawab terhadap kematian Samantha.

"Kami sangat sedih mendengar kabar kematian Samantha, tapi perlu bukti yang lebih kuat lagi untuk menghubungkan antara kematiannya dengan pola diet yang kami anjurkan," ujar Dr. Martin Scurr, dokter yang mewakili pihak Lighter Life, seperti dikutip dari That's Fit, Selasa (15/9/2009).

Martin mengatakan, selain diet bisa saja faktor stres mempengaruhinya. "Stres bisa berpengaruh pada jantungnya dan kemungkinan itulah penyebab kematian terbesarnya," ujar Martin.

Terlepas dari semua itu, yang pasti diet super ketat yang membatasi asupan kalori kurang dari 800 kalori adalah diet yang tidak benar, berbahaya dan tidak setimpal dengan apa yang akan Anda peroleh.

Apa jadinya jika impian Anda memiliki tubuh langsing harus pupus bersamaan dengan pupusnya hidup Anda? Masih banyak cara diet sehat yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan impian memiliki tubuh singset.