Tampilkan postingan dengan label Nutrisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nutrisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 November 2011

Nutrisi untuk Membersihkan Hati dari Racun

Sabtu, 05/11/2011 08:02 WIB 

Nutrisi untuk Membersihkan Hati dari Racun

Vera Farah Bararah - detikHealth

img
(Foto: thinkstok)
Jakarta, Hati adalah organ penting dalam tubuh salah satunya untuk mengeluarkan racun. Untuk itu ketahui makanan apa saja yang bisa membantu pekerjaan hati dalam mendetoksifikasi racun.

Detoksifikasi adalah suatu proses menghilangkan racun-racun agar dikeluarkan oleh tubuh, karenanya jika hati mendapatkan nutrisi yang tepat bisa membantu meningkatkan kemampuan detoksifikasinya.

Beberapa hal bisa menjadi racun bagi tubuh seperti bahan kimia yang ditambahkan dalam makanan olahan, hormon yang disuntikkan pada hewan serta insektisida pada tanaman yang tidak dicuci dengan bersih.

Organ hati akan bekerja keras untuk mengeluarkan racun dan lemak rusak yang dikonsumsi melalui makanan sehari-hari. Jika racun tersebut tidak dikeluarkan bisa memicu berbagai masalah dan penyakit di hati.

Meski begitu makanan yang digunakan untuk membersihkan hati harus makanan yang segar dan organik, atau membersihkan makanan tersebut dengan benar sehingga racun atau zat kimia dalam makanan tersebut hilang. Salah satu kandungan dari makanan yang diperlukan untuk menghindari kerusakan pada hati adalah antioksidan.

Berikut ini makanan yang bisa membantu hati dalam melakukan detoksifikasi, seperti dikutip dariLifemojo, Sabtu (5/11/2011) yaitu:

1. Bawang putih dan bawang merah, 1-2 bonggol bawang putih sebaiknya dimasukkan dalam pola makan setiap minggunya, bisa dimasukkan dalam tumis bersama sayuran atau ditambahkan dalam jus lemon segar. Selain itu bawang merah juga pembersih racun yang sangat baik.

2. Sayuran seperti kembang kol, kubis, brokoli, selada air dan bak choy adalah sayuran yang baik untuk detoks. Cobalah untuk menyertakannya dalam salad atau tumis sayuran.

3. Gandum murni seperti oatmeal menyediakan banyak serat sehingga sangat baik untuk mendetoksi hati, selain itu biji-bijian juga bagus untuk detoks seperti kacang merah dan barley.

4. Kunyit memiliki sifat antiseptik dan sangat baik dalam membantu proses detoksifikasi hati.

5. Buah berry, masukkan buah-buahan berry seperti stroberi, blueberry, raspberry dan blueberry dalam pembuatan smootihe, milk shake atau dimakan langsung.

6. Teh hijau, konsumsi teh hijau merupakan detoksifikasi yang sangat baik dalam membantu fungsi hati agar lebih efisien, serta kesehatan tubuh secara menyeluruh.

7. Kedelai, makanan ini sangat baik untuk detoks. Usahakan untuk minum susu kedelai baik yang manis atau tanpa pemanis, serta mengonsumsi makanan lain yang mengandung kedelai seperti tahu dan tempe.

8. Anggur merah, buah ini memiliki sifat detoksifikasi yang sangat baik karena membantu mengusir racun dan limbah. Anggur bisa dimakan langsung atau dicampur ke salad.

(ver/ir


http://www.detikhealth.com/read/2011/11/05/080244/1760791/766/nutrisi-untuk-membersihkan-hati-dari-racun?l991101755

Sabtu, 27 November 2010

Sabtu, 27/11/2010 10:33 WIB

Rahasia Nutrisi Menghadapi Ujian

Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Saat menjelang ujian, siswa atau mahasiswa biasanya harus belajar lebih ekstra. Sama pentingnya dengan belajar konsisten, otak juga memerlukan nutrisi yang tepat untuk menghadapi ujian. Apa saja?

Dilansir Livestrong, Sabtu (27/11/2010), berikut beberapa nutrisi penting untuk otak menjelang ujian sekolah:

Protein
Telur, kacang, biji-bijian dan kacang-kacangan adalah makanan kaya protein yang digunakan tubuh untuk memproduksi asam amino. Asam amino merupakan prekursor (pencetus terbentuknya suatu senyawa) untuk neurotransmitter yang merupakan sel otak tertentu, yang membantu menjaga ketajaman mental dan motivasi.

Meskipun telur umumnya dianggap sebagai makanan sarapan, tapi telur juga dapat dimakan sebagai makanan ringan kapan saja di siang hari. Setengah cangkir keju cottage (keju rendah lemak) dan 1 cangkir yogurt juag dapat mempertajam otak sebelum ujian.

Asam lemak omega-3
Manusia telah mengenal ikan sebagai makanan otak sejak lebih dari 2.000 tahun. Minyak omega-3 sangat penting untuk perkembangan dan kelangsungan hidup manusia.

Omega-3 juga merupakan nutrisi yang diperlukan untuk belajar, konsentrasi dan memori, karena sangat penting untuk memberikan energi yang cukup untuk otak.

Makanan yang banyak mengandung omega-3 misalnya seperti salmon, sarden, walnut, hazelnut atau kacang mede. Suplemen omega-3 juga tersedia dalam bentuk kapsul.

Selain ada makanan yang dapat membantu meningkatkan kinerja otak, ada pula makanan yang sebaiknya dihindari, yaitu:

Kardohidrat sederhana
Karbohidrat sederhana memang dapat meningkatkan energi dengan cepat, tapi karbohidrat seperti nasi putih juga dapat menstimulasi produksi serotonin, yaitu neurotransmitter yang menenangkan otak, serta membuat ketenangan dan relaksasi. Hal ini biasanya dapat membuat orang cepat mengantuk, maka sebaiknya dihindari bagi siswa yang akan ujian sekolah.

Gantilah karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks seperti roti gandum atau kentang rebus. Karbohidrat ini akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan meningkatkan energi.

Kopi dan minuman ringan
Menjelang ujian sekolah, siswa juga harus menghindari konsumsi kopi dan minuman ringan tinggi gula. Kafein pada kopi dan minuman ringan dapat menyebabkan kegelisahan dan mengganggu kemampuan otak untuk fokus.



(mer/ir)