Tampilkan postingan dengan label Cara Makan Buah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara Makan Buah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 September 2010

Cara Makan Buah yang Benar

Kamis, 01/07/2010 17:39 WIB

Cara Makan Buah yang Benar

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
Ilustrasi (Foto: changetovegan)
Jakarta, Buah-buahan sudah dipercaya sebagai makanan yang kaya serat dan berbagai macam vitamin. Tapi sayangnya masih banyak orang yang belum mengetahui bagaimana cara mengonsumsi buah yang baik dan benar, agar asupan nutrisi dalam buah dapat optimal.

Banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan mengonsumsi buah secara teratur. Buah kaya akan serat, vitamin, mineral dan yang terpenting adalah zat warna buah (phytochemicals) sebagai antioksidan.

Berapa asupan buah minimal per hari?

"Orang sebaiknya makan buah minimal 10 porsi, 10 jenis dan 10 warna per hari," ujar Dr Samuel Oetoro, SpG.K., ahli gizi klinik FKUI-RSCM, dalam acara konferensi pers Hari Buah Sedunia di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (1/7/2010).

Dr Samuel mengungkapkan, memang agak sulit untuk mengonsumsi sebanyak 10 porsi dengan jenis dan warna berbeda, tapi untuk pemula bisa dimulai dengan 3 porsi, 3 jenis dan 3 warna per hari.

Porsi buah yang dimaksudkan bergantung pada jenis dan besar buah. Buah ukuran kecil seperti anggur, stroberi, blueberry 1 porsi sama dengan 5 buah, ukuran sedang seperti apel, jeruk, pir, pisang 1 porsi sama dengan 1 buah, dan buah ukuran besar seperti semangga dan melon 1 porsi adalah 1 slice dengan potongan sedang.

Bagaimana cara mencuci buah yang benar?

"Mencuci buah yang benar adalah dengan air hangat," jelas dokter yang juga berpraktik di Semanggi Spesialist Clinic.

Untuk buah yang dilapisi lilin, cara mencuci adalah sebagai berikut:
  1. Cuci pakai air hangat
  2. Kerik lapisan lilin dengan menggunakan pisau
  3. Cuci lagi pakai air hangat
  4. Keringkan

Bagaimana cara makan buah yang benar?

Untuk orang yang normal, sebaiknya makan buah dengan cara langsung atau dikunyah. Tapi untuk orang yang kesulitan mengunyah, maka buah dapat di-blander tanpa menggunakan gula.

Perlu diketahui bahwa mem-blander tidak sama dengan men-juice, karena juice hanya sari buah yang tidak mengandung serat setelah ampasnya disaring. Tapi bagi orang yang kesulitan menelan, maka buah dapat dibuat lebih cair dengan di-juice.

Dr Samuel juga menuturkan, bila buah-buahan mempunyai kulit dan biji yang tipis dan kecil, maka sebaiknya kulit dan biji tersebut dimakan, seperti contohnya kulit apel, biji anggur, biji pepaya, kulit dan biji semangka. Menurut Dr Sam, kulit dan biji buah justru kaya akan antioksidan dan vitamin E.

Kapan waktu makan yang benar?


"Sistem pencernaan kita sudah diciptakan dengan sempurna. Maka makan buah dapat kapan saja, baik sebelum atau sesudah makan," tambah Dr Samuel.

Tapi untuk orang dengan penyakit tertentu seperti radang lambung atau maag, sebaiknya makan buah sesudah makan. Dan sebaliknya, untuk orang yang ingin menurunkan berat badan, makan buah sebaiknya dilakukan sebelum makan, agar perut cepat merasa kenyang.

(mer/ir)

Jumat, 02 Juli 2010

Makan Buah Pun Ada Caranya

Makan Buah Pun Ada Caranya
Sebutir apel, jeruk, atau markisa, sama dengan seporsi buah. Sedangkan satu porsi anggur takarannya lima butir buah anggur. Sedangkan pepaya atau semangka, satu porsinya sama dengan satu irisan buah.
Jumat, 2/7/2010 | 07:25 WIB

KOMPAS.com — Manfaat buah akan lebih optimal jika kita mengetahui cara mengonsumsi yang baik, selain memaksimalkan porsinya sebanyak 10 porsi setiap hari. Beberapa hal lain juga perlu diperhatikan, dari cara makan hingga cara mencucinya.

Ahli gizi klinis, dr Samuel Oetoro, SpGK, menjelaskan dalam paparannya saat memperingati Hari Buah Sedunia yang diselenggarakan Buavita dengan tema "Buavita Fruit Hour" di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (1/7/2010).

Makan langsung, diblender, jus segar, atau kemasan?

Biasakan memakan buah langsung dengan mengunyahnya untuk mengambil manfaat seratnya. Memang agak sulit bagi manula atau anak-anak. Jika kondisinya memang tak memungkinkan, pilih cara kedua, yaitu diblender (bukan dijus). Karena pada jus buah yang dikonsumsi hanya air dari buahnya saja, bukan seratnya. Namun, untuk variasi dan memudahkan memenuhi asupan 10 porsi buah setiap hari, jus bisa menjadi kombinasi makan buah yang juga dianjurkan. Sedangkan jus kemasan, menurut dr Samuel, sebaiknya pilih jus kemasan sari buah asli.

"Pilih jus kemasan dengan pengawetan yang memenuhi standar gizi. Penelitian teknologi pangan menemukan pengawetan yang aman dengan UHT, dengan dipanaskan dalam suhu lebih dari 150 derajat celsius, namun prosesnya hanya 1-2 detik. Kerusakan zat buah tetap ada, namun sedikit sekali," jelas dr Samuel.

Makan buah dengan kulit atau bijinya

Kandungan serat dan vitamin tinggi berasal dari seluruh bagian buah. Jadi, makanlah apel dan pir dengan kulitnya. Atau, kunyah juga biji anggur karena kandungan vitamin E-nya tinggi.

"Banyak suplemen yang diambil dari ekstrak biji anggur karena antioksidannya bagus," kata dokter yang berpraktik di Semanggi Specialist Clinic ini.

Lain lagi dengan semangka. Makanlah potongan semangka dengan kulit keras berwarna putih di bagian bawah buah. Kulit ini merupakan buah yang bermanfaat sebagai penambah gairah karena membuka aliran darah.

Pilih buah segar
Manfaat buah akan lebih besar jika dimakan langsung setelah dipetik dari pohonnya. Semakin lama disimpan setelah panen, vitamin dari buah mulai berkurang. Jika Anda membelinya di supermarket, sebaiknya tanyakan sudah berapa lama buah dipajang. Dengan begitu, Anda bisa menakar kesegaran buah tersebut.

Makan buah kapan saja
Tidak ada aturan kapan harus makan buah. Apakah sebelum, sesudah, atau saat makan.

"Makan buah kapan saja, bahkan bisa dimakan sebagai pendamping nasi, seperti lalapan," kata dr Samuel.

Pencernaan manusia tergolong genius, karena saat makan, lambung akan mencerna makanan yang masuk, termasuk buah. Justru buah menjadi makanan bakteri baik yang dibutuhkan tubuh.

Mencuci buah dengan menyiram air hangat
Sebaiknya mencuci buah dengan menyiramnya dan bukan direndam. Namun, pastikan air untuk mencuci buah hangat dan bukan air panas dari dispenser. Air dispenser suhunya 70 derajat celsius. Untuk mencuci buah sebaiknya suhu air 50 derajat celsius agar vitaminnya tidak rusak dengan suhu panas.

Makan 10 porsi sekaligus atau bagi waktunya
Sebisa mungkin makan 10 porsi buah sekaligus dalam satu waktu. Jika belum bisa melakukan itu, bagi porsinya, tiga di pagi hari, tiga di siang hari, dan empat porsi di malam hari. Memakan buah sebelum waktu tidur juga baik. Atau menjadikan buah sebagai kudapan di sela waktu makan utama.

Seperti telah disebutkan di artikel sebelumnya, sebutir apel, pir, jeruk, atau markisa, sama dengan seporsi buah. Sedangkan buah seperti anggur, duku, rambutan, atau strawberry, seporsi takarannya lima butir buah. Sedangkan pepaya, melon, atau semangka, satu porsinya sama dengan satu irisan buah.


C1-10

Editor: din

http://female.kompas.com/read/xml/2010/07/02/07253355/Makan.Buah.Pun.Ada.Caranya.